HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pedagang di Kota Jayapura memadati pembagian kartu hasil rapid test

Warga Kota Jayapura, Papua, berkerumun menantikan namanya dipanggil untuk mengambil kartu hasil rapid test - Jubi/Ramah
Warga berkerumun menantikan namanya dipanggil untuk mengambil kartu hasil rapid test – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Di sisi Selatan Pasar Hamadi, pedagang berkerumun untuk mengambil kartu hasil rapid test bagi yang dinyatakan non reaktif. Meski sebagian berada di bawah terik sinar matahari, hal itu tidak menghalangi mereka.

Pemandangan yang dikhawatirkan membahayakan kondisi kesehatan mereka seolah tidak lagi dihiraukan, imbauan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jayapura yang mengkoordinir kegiatan itu sudah tidak diindahkan meski mereka menggunakan masker.

Bahkan, Wakil Wali Kota Jayapura yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, Rustan Saru, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Robert L.N Awi, yang turun langsung memberikan imbauan dengan alat pengeras suara juga tak mengerutkan kening pada pedagang di Pasar Hamadi tersebut.

“Tolong lah jangan berkerumun, nanti malah sakit lagi (terpapar korona) kalau seperti ini (kerumun) caranya. Mohon pengertiannya demi kesehatan kita semua,” ujar Rustan Saru.

Pada kesempatan itu, Rustan menegaskan kalau semua pedagang di Pasar Hamadi yang sudah melakukan rapid test pasti kebagian kartu sehingga tidak ada yang dirugikan.

“Bagi yang namanya belum dipanggil mohon menghubungi ketua RT masing-masing supaya mendapatkan kartunya,” ujar Rustan.

Loading...
;

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan hanya pedagang yang sudah memiliki kartu hasil rapid test yang boleh berjualan di Pasar Hamadi, bahkan warga yang datang berbelanja pun harus menggunakan kartu tersebut.

“Warna hijau untuk pedagang dan warga biru untuk masyarakat umum. Kalau tidak punya kartu jangan datang ke pasar. Saya imbau yang belum lakukan rapid test segera ke Puskesmas yang dilakukan secara gratis,” ujar Rustan.

Seorang pedagang pinang dan sirih yang sudah mendapatkan kartu rapid test, Muslim, mengaku senang karena bisa berjualan kembali pasalnya selama 10 hari tidak berdagang menyeret pendapatannya.

“Alhamdulillah saat rapid test saya dinyatakan negatif. Saya juga was-was sebenarnya saat dilakukan pemeriksaan (rapid test). Saya selalu gunakan masker, sarung tangan, dan cuci tangan pakai sabun kalau mau makan. Pemerintah bilang harus jaga kesehatan dan jaga jarak supaya tidak kena korona,” ujar Muslim. (*)

Editor: Angela Flassy

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa