Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pedagang pakaian bekas di los Pasar Hamadi akhirnya bernapas lega

Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura saat bertemu dengan pedagang pakaian yang menggunakan los Pasar Hamadi di Jayapura, Kamis (28/3/2019).- Jubi/Ramah
Pedagang pakaian bekas di los Pasar Hamadi akhirnya bernapas lega 1 i Papua
Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura saat bertemu dengan pedagang pakaian yang menggunakan los Pasar Hamadi di Jayapura, Kamis (28/3/2019).- Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Sejumlah 72 pedagang pakaian bekas yang selama ini berjualan di los Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua akhirnya lega karena tetap bisa berjualan di Pasar Hamadi. Perundingan dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Jayapura pada Kamis (28/3/2019) menyepakati para pedagang itu akan dipindahkan ke lantai dua Pasar Hamadi.

Sebelumnya, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura melakukan penertiban pedagang Pasar Hamadi pada Selasa dan Rabu pekan ini. Seluruh pedagang pakaian yang ada di lantai satu pasar harus berpindah ke lantai dua, karena lantai satu pasar dikhususnya bagi para pedagang sembako dan hasil bumi.

Pedagang pakaian bekas di los Pasar Hamadi akhirnya bernapas lega 2 i Papua

Penertiban pasar itu memicu protes dari para pedagang pakaian bekas (cakar bongkar atau cabo) yang selama ini berjualan di los Pasar Hamadi. Pasalnya, kios di lantai dua pasar hanya diberikan sebagai peganti bagi pedagang pakaian yang memiliki kios di lantai satu. Sementara para pedagang pakaian bekas di los pasar tidak mendapat lokasi pengganti untuk berjualan pakaian di lantai dua pasar.

Dalam perundingan yang berlangsung Kamis, Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert LN Awi menawarkan tiga pilihan solusi bagi 72 pedagang pakaian bekas di los Pasar Hamadi. Pertama, para pedagang pakaian bekas itu tetap berjualan di los lantai satu dengan syarat mengganti barang dagangannya menjadi sembako atau hasil bumi. Kedua, Disperindagkop dan UKM mengundi 30 kios yang tersisa di lantai dua Pasar Hamadi. Ketiga, membokar kios tersisa lantai dua pasar untuk dijadikan los.

“Pedagang setuju tawaran yang ketiga, yaitu merombak bangunan di lantai dua untuk dijadikan los. Jadi, secepatnya kami buat laporan kepada Bapak Wali Kota dan DPRD, setelah itu kami tindak lanjuti mengingat kebutuhan mereka untuk berdagang,” kata Awi, Kamis.

Pertemuan itu juga menyepakati  72 pedagang itu tetap boleh berjualan di los pasar lantai satu, sambil menunggu selesainya perombakan bangunan di lantai dua pasar. Disepakati, 72 pedagang itu boleh berjualan di los pasar sampai akhir bulan puasa 2019. Pasca bulan puasa, semua pedagang baju bekas itu harus berpindah ke los di lantai dua Pasar Hamadi.

Loading...
;

“Kami buatkan surat penyataan. Kalau ada ketahuan yang masih berjualan setelah bulan puasa, maka hak mereka sebagai pedagang di Pasar Hamadi kami cabut dan yang bersangkutan kami larang untuk berdagang di Pasar Hamadi,” jelasnya.

Salah satu pedagang pakaian yang menggunakan los di Pasar Hamadi, Adilan mengaku sangat senang karena tetap bisa berjualan pakaian di sana. “Dalam pertemuan tersebut kami memberikan solusi, sementara tempat di lantai dua terbatas. Solusi yang kami sepakati bahwa kios di lantai dua dibongkar dindingnya untuk dibuatkan los. Semuanya sepakat dan kami diminta untuk membuat surat penyataan,” jelasnya.

Adilan berharap, Pemerintah Kota Jayapura secepatnya menindaklanjuti kesepakatan itu. Dengan demikian, nasib 72 itu tidak terkatung-katung lagi.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top