Pedagang Raup Rp 6 Juta Per Bulan dari Penjualan Nangka

Pria asal Kampung Genyem, Jayapura,Yohanes Iwanembut (bertopi) bersama pick up-nya dan buah nangka yang dijual di jalan raya Sentani-Depapre – Jubi/Benny Mawel
Pria asal Kampung Genyem, Jayapura,Yohanes Iwanembut (bertopi) bersama pick up-nya dan buah nangka yang dijual di jalan raya Sentani-Depapre – Jubi/Benny Mawel
Jayapura, Jubi – Pedagang asli Papua bernama Yohanes Iwanembut, yang menjual buah nangka di pinggir jalan Sentani – Depapre atau sekitar kantor bupati Kabupaten Jayapura, Papua mengaku meraup keuntungan hingga Rp 6 juta per bulan.

“Penghasilan kotor tiap bulan Rp 6 juta lebih,” katanya kepada Jubi di Sentani, Senin (8/8/2016).
Pria asal Kampung Genyem, Jayapura itu melanjutkan, usaha jualan nangka ini digelutinya sejak tahun 2012. Tiap hari dia menjual 20-30 buah nangka yang di potong-potong.

“Setiap potong tergantung isinya. Isi yang besar dijual Rp 30 ribu. Isi biasa Rp 25 ribu,” ujarnya.

Menurutnya tiap hari tidak ada potongan yang tersisah. Semuanya terjual habis. “Saya pulang bawa uang saja,” katanya.

Penghasilan sehari, lanjutnya, bisa satu juta atau dua juta rupiah lebih tergantung momen.

“Kalau hari raya, misalnya, lebaran kemarin Rp 2 juta sehari. Bahkan lebih dari itu,” katanya.

Kata dia, hasil jualan itu dapat memenuhi kebutuhan keluarga, kebutuhan harian hingga kebutuhan studi anak-anak.

Loading...
;

“Saya bisa sekolahkan anak saya di Bali. Yang tua jurusan Antropologi di Universitas Udayana dan yang kedua di SMK Harapan, jurusan Parawisata di Bali juga,” ujar ayah empat anak ini.

Hasil jualan itu juga, kata pria yang pernah menjadi tukang ojek di Genyem itu telah membeli mobil pick up.

“Saya sudah melunasi mobil ini 31 Juli kemarin. Saya sudah bawa pulang BPKP mobil,” katanya.

Mobil itu lalu dipakai untuk membawa jualan dari Genyem pada pagi hari bersama seorang karyawannya yang mengatur jualan dan melayani pembeli.

Karyawan Yohanes, Noak Iwanembut, mengaku usaha bosnya bisa membantu dirinya membiayai sekolah hingga menyelesaikan studinya.
“Saya kemarin tes di Uncen tetapi tidak lolos. Pace bilang kerja saja dulu, tahun depan baru lanjut,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top