Pegiat pecinta penyu Muhammad Yusri raih penghargaan Kalpataru

Pelepasliaran penyu di Depapre Kab Jayapura, Papua
Pelepasliaran 96 penyu lekang di Kampung Yewena, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (3/9/2021) – Jubi/Dok. BBKSDA Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Mamuju, Jubi – Pecinta penyu asal Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yusri, mendapatkan penghargaan Kalpataru 2021 kategori Perintis Lingkungan. Ia menjadi salah satu dari empat orang yang mendapat penghargaan yang sama secara nasional.

“Saya tidak pernah kepikiran untuk mendapatkan penghargaan Kalpataru ini, karena memang saya hanya fokus pada pelestarian penyu saja, bukan untuk mendapat penghargaan,” kata Muhammad Yusri, yang akrab disapa Yusri Mampie, dikutip kepada Antara, Jum’at (15/10/2021) kemarin.

Baca juga : BBKDA Papua lepas 96 penyu lekang di kampung Yewena
Bekas pemburu jadi pelestari penyu
Sekda Nabire imbau masyarakat melestarikan penyu

Ia mengaku tak menyangka mendapat penghargaan itu, apa lagi upaya melestarikan penyu dari ancaman kepunahan dilakukan secara sadar dan iklas tanpa berharap perhatian.

“Ternyata diapresiasi oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan memberikan Kalpataru pada saya,” kata Yusri menambahkan.

Ysuri mengaku kepedulian pelestarian penyu mulai dirintis Yusri Mampie sejak 2003 silam. Perjuangannya menjaga satwa langka dan dilindungi itu mulai membuahkan hasil sepuluh tahun kemudian atau pada 2013.

Loading...
;

Pada 2015 aktivitas pelestarian penyu itu dibentuk dalam sebuah kelompok peduli lingkungan yang kemudian dikukuhkan menjadi organisasi Sahabat Penyu pada 2016. Upaya pelestarian penyu yang dilakukan Sahabat Penyu di Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, melalui sistem ‘Adopsi Penyu’ yang berdampak pada bertambahnya populasi penyu dan berkurangnya telur penyu yang dijual di pasar tradisional di Kabupaten Polewali Mandar.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan tertinggi tersebut,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top