HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pekerja musiman Tonga meninggal dunia di Australia

Kalolo Kuea. - Kaniva Tonga News/Supplied
Pekerja musiman Tonga meninggal dunia di Australia 1 i Papua
Kalolo Kuea. – Kaniva Tonga News/Supplied

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nuku’alofa, Jubi – Seorang pria asal Tonga telah meninggal dunia di sebuah perkebunan, saat ia bekerja di Australia sebagai bagian dari Program Pekerja Musiman, yang disetujui pemerintah federal.

Kalolo Kuea meninggal pekan lalu ketika ia sedang bekerja di perusahaan produksi berry, Driscoll, di Tasmania.

Pekerja musiman Tonga meninggal dunia di Australia 2 i Papua

Kematiannya mengejutkan komunitas Tonga yang erat di daerah itu, serta keluarga dan teman-teman di seluruh dunia.

Keponakannya, ’Amelia Takitaki yang berbasis di AS menuliskan kesedihannya melalui Facebook.

“Hati saya sedih, dan saya masih terkejut. Paman saya tersayang, Kalolo Kuea, semoga jiwamu beristirahat dalam damai. Ibu saya akan sangat merindukanmu, kita semua akan merindukanmu.”

Penyebab kematian Kuea belum diumumkan.

Loading...
;

Tahun lalu, seorang pria Tonga di Queensland meninggal dunia, ketika ia bekerja sebagai bagian Program Pekerja Musiman di sebuah pertanian di wilayah Bundaberg.

Seperti yang telah dilaporkan Kaniva Tonga pada saat itu, almarhum telah menjadi orang ke-14 yang meninggal saat bekerja untuk skema kontroversial tersebut.

Kematian itu terjadi hanya beberapa minggu setelah koran The Courier-Mail melakukan pelaporan investigasi khusus, dan mengungkapkan 13 pekerja telah meninggal selama Program Pekerja Musiman. Tindak pengabaian diduga berkontribusi pada sejumlah kematian dan cedera fatal. (Kaniva Tonga)


Editor : Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa