HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pelatih fisik tim PON Papua masih lowong

Pesepakbola yang mengikuti seleksti tim PON Papua mendengar arahan tim pelatih – Jubi/Jean Bisay
Pelatih fisik tim PON Papua masih lowong 1 i Papua
Pesepakbola yang mengikuti seleksti tim PON Papua mendengar arahan tim pelatih – Jubi/Jean Bisay

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pelatih tim sepak bola PON Papua, Eduard Ivakdalam, menyatakan tidak akan terburu-buru dalam menentukan pelatih fisik yang akan mengurus fisik pemain.

Eduard Ivakdalam mengatakan tim sepak bola PON Papua masih dalam proses seleksi dan terlalu dini berbicara soal palatih fisik dengan durasi waktu 18 bulan persiapan.

Pelatih fisik tim PON Papua masih lowong 2 i Papua

“Saya kira untuk pelatih fisik sendiri belum ada gambaran. Ada beberapa permintaan dari luar, termasuk dari orang dalam kita sendiri, Daniel Womsiwor. Tapi sampai sekarang saya belum ambil keputusan. Kami akan jalan dengan tim pelatih yang ada,” kata Eduard Ivakdalam, kepada awak media, saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Kamis (28/3) malam.

Mantan kapten Persipura ini mengatakan jika harus semua program yang disusun dan dirancang harus seirama dan fokus tidak hanya dalam pembentukan fisik pemain saja.

“Karena saya melihat perjalanan kita ini masih panjang. Saya kira kita tidak harus buru-buru naikan fisik, karena percuma kita naikan fisik satu-dua bulan sekarang, tapi pemain tidak jaga itu kemudian di akhir kita kehilangan fisik pemain kita,” ujarnya.

“Pembentukan fisik bisa kita lakukan setiap hari, kita masih ada 18 bulan ke depan, jadi kita tidak harus tergesa-gesa,” tambah Ivakdalam.

Adik kandung Carolino Ivakdalam ini mengakui tetap membutuhkan pelatih fisik. Namun harus melihat pelatih yang dapat membentuk fisik yang sejalan dengan sepak bola.

“Ke depan kita tetap butuh pelatih fisik dan saya pikir pelatih fisik ini harus paham betul sepak bola. Kita harus hati-hati memilih pelatih fisik, jangan sampai menyimpang dari apa yang kita mau terapkan. Saya mau fisik harus ditunjang dengan skill, jangan sampai sentuhan bola ini hilang, karena kita latihan fisik terus-menerus,” katanya.

Sejumlah pelatih fisik dari luar Papua sedang menawarkan diri, namun Edu menegaskan timnya lebih memprioritaskan figur yang bisa diajak bekerjasama serta sejalan dengan dengan program mereka.

“Sudah ada beberapa yang menawarkan diri dari luar, tapi saya mau orang yang jalan searah,” katanya.

Tim sepak bola PON Papua dinahkodai Eduard Ivakdalam didampingi Gerald Rudolf Pangkali, asisten palatih dan pelatih kiper Daniel Saroge.

Ostin, pemerhati sepakbola di Papua, menilai tim PON harus segera mencari figur pelatih fisik dan hal ini tidak boleh ditunda-tunda.

“Kita tidak bisa bicara waktu persiapan menuju PON 2020 masih panjang. Fisik komponen paling utama, kalau skill bagus tapi fisik lemah, seorang pesepakbola tidak bisa tampil prima,” katanya.

“Saya pribadi usulkan tim pelatih PON Papua yang dipimpin Eduard Ivakdalam segera tentukan pelatih fisik. Bila perlu ambil pelatih fisik dari Papua yang sudah teruji, misalnya Pak Daniel Womsiwor,” ujarnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top