HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pelatihan P2K2 untuk KPM Distrik Sentani Timur

Ilustrasi, anak-anak di Rumah Baca Yoboi yang sedang belajar - Jubi/Engel Wally
Pelatihan P2K2 untuk KPM Distrik Sentani Timur 1 i Papua
Ilustrasi, anak-anak di Rumah Baca Yoboi yang sedang belajar – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Sebanyak 90 keluarga penerima manfaat (KPM) di sejumlah kampung di Distrik Sentani Timur akan diberikan pelatihan Program Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) selama sepekan, 11-15 Agustus 2019. Pelatihan ini diikuti seluruh Pendamping Keluarga Harapan (PKH) se-Papua, fasilitator daerah, serta Widyaswara pada Balai Diklat Kementerian Sosial RI Regional VI Papua, Papua Barat, dan Maluku.

Koordinator PKH Kabupaten Jayapura, Ance Wally, mengatakan pelatihan P2K2 ini bertujuan memberikan edukasi terkait hak-hak anak di dalam keluarga.

Pelatihan P2K2 untuk KPM Distrik Sentani Timur 2 i Papua

“Setiap orangtua diberikan pandangan serta wawasan tentang bagaimana mengasuh anak-anak mereka di dalam keluarga, baik itu kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta hak-hak anak lainnya yang harus dipenuhi oleh setiap orangtua,” ujar Ance, saat ditemui di Sentani, Sabtu (10/8/2019).

Dikatakan, kegiatan pelatihan seperti ini sebelumnya sudah dilakukan di Kampung Nendali dan akan terus dilakukan di semua kampung di Kabupaen Jayapura.

“Hal ini dilakukan agar kehidupan anak di dalam keluarga akan lebih baik tetapi juga kesejahteraan keluarga tersebut akan lebih terjamin dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki melalui pelatihan ini,” ujarnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan selama ini sebagai PKH Kabupaten Jayapura, merujuk juga pada visi dan misi Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Loading...
;

“Kabupaten layak anak yang dimulai dari kampung-kampung, keluarga sejahtera dan mandiri, peningkatan pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Oleh sebab itu dukungan serta pasrtisipasi pemerintah sangat diharapkan dalam kegiatan seperti ini. Memang ini adalah program Kemensos RI yang bekerja sama dengan Bank Dunia, tetapi keluarga penerima manfaat ada di Kabupaten Jayapura. Dalam beberapa waktu ke depan kami akan berkoordinasi kembali dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Sebelumnya, mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Jayapura, Maria Bano,  mengatakan selama masa kerjanya telah memberikan advokasi, edukasi, serta pembelajaran yang rutin bagi setiap perempuan, ibu, dan anak di kampung-kampung untuk sadar dan memahami apa tujuan dan fungsi mereka di dalam keluarga.

“Biasa perempuan Papua, ketika menghadapi persoalan atau mengalami kekerasan secara psikis, lebih banyak diam dan tidak mau bertindak sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hal ini mengakibatkan banyak anak-anak yang menjadi korban minimnya perhatian orangtua, secara khusus perhatian seorang ibu kepada anaknya. Dampaknya, pendidikan, kesehatan, dan perkembangan anak tidak maksimal. Hal-hal ini yang menjadi edukasi kami agar mereka mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi seperti ini,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa