Pelayanan Publik Macet Dua Tahun, PR Berat Sekda Mambra

Sekda Mambra yang baru dilantik, Suwita (kiri) dan Bupati Mambra, Dorinus Dasinapa (kanan) saat menandatangani berita acara pelantikan - Jubi/ Dok. Humas Mambra
Pelayanan Publik Macet Dua Tahun, PR Berat Sekda Mambra 1 i Papua
Sekda Mambra yang baru dilantik, Suwita (kiri) dan Bupati Mambra, Dorinus Dasinapa (kanan) saat menandatangani berita acara pelantikan – Jubi/ Dok. Humas Mambra

Jayapura, Jubi – Pekerjaan rumah yang berat menanti Sekretaris Daerah Kabupaten Mamberamo Raya, Suwita, seusai dilantik di Aula Kantor Bupati pada Selasa (26/2/2019). Suwita akan menjadi tumpuan membenahi tata kelola Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya yang selama dua tahun terakhir tidak mampu memenuhi hak dan kebutuhan dasar warganya.

 

Bupati Mamberamo Raya (Mambra) Dorinus Dasinapa melantik Suwita sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mambra di Aula Kantor Bupati pada Selasa. Dasinapa meminta Suwita segera menata ulang organisasi perangkat daerah (OPD) agar bisa segera melayani publik. Dasinapa mengakui pelayanan publik di Kabupaten Mambra tidak maksimal.

 

Dasinapa menyatakan, selama dua tahun kepemimpinannya OPD tidak terkoordinasi, dan tidak memberikan masukan yang dia butuhkan untuk menggerakkan pemerintahan. Posisi Sekda menurutnya jabatan penting dalam sistem birokrasi daerah. Sekda menjadi penentu upaya mempercepat terwujudnya visi dan misi kepala daerah maupun menjalankan rencana kerja tahunan OPD.

 

“Itu semua harus melalui Sekda. Pada dasarnya, masyarakat Mambra itu baik. Hanya saja pemerintah tidak melayani baik, sehingga timbul kecemburuan. Saya berharap Sekda dapat membantu bupati dan wakil bupati untuk menggerakkan sistem pemerintahan di Mambra,” kata Dasinapa melalui sambungan telepon, Rabu (27/2/2019).

Loading...
;

Dasinapa meminta maaf kepada masyarakat Mambra karena kinerja pemerintah kabupaten lamban dan tidak efektif. Ia menegaskan selama ini berupaya memperhatikan berbagai masukan dan kritik dari masyarakat. “Masyarakat boleh memberikan saran, tapi tidak bisa memaksakan kehendak karena dalam birokrasi ada mekanisme dan prosedurnya,” ujarnya.

Sekda Mambra Suwita menyatakan akan melaksanakan amanah itu. “Memang ada berbagai masalah, terutama di lingkup OPD yang selama ini tidak dapat menjabarkan program dan visi misi bupati dengan baik,” kata Suwita.

Selain mengingatkan agar semua pimpinan OPD dan pegawai negeri (ASN) Mambra harus loyal kepada kepala daerah, Suwita meminta jajarannya untuk lebih rajin mengunjungi warganya ketimbang duduk di kantor. “Libatkan para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan lainnya, (kita bicarakan bersama) mau di bawa kemana Kabupaten Mambra? Kami akan segera  memanggil semua OPD guna mengetahui masalah yang ada di Mamberamo Raya,” kata Suwita.

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top