Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Hari ini, pelayaran khusus KM Kasuari Pasifik IV pulangkan warga Biak Numfor di Manokwari

Papua
Jadwal pelayaran khusus KM Kasuari Pasifik IV rute Manokwari-Numfor-Biak, tanggal 13 Juni 2020 - Jubi/Hans Arnold Kapisa

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Ratusan warga Kabupaten Biak Numfor Papua yang tertahan di Manokwari akibat pembatasan akses transportasi oleh Pemerintah Provinsi Papua sejak tiga bulan terakhir, akan dilayani pelayaran khusus KM Kasuari Pasifik IV untuk kloter kedua yang dijawalkan hari ini, Sabtu (13/6/2020).

Koordinaror tim pemulangan warga Biak Numfor Papua di Manokwari, Max Sabarofek, mengatakan pelayaran khusus KM Kasuari Pasifik IV har ini untuk menjemput dan mengantar kembali warga Biak di Manokwari, adalah pelayaran kedua setelah pelayaran pertama dilakukan pada hari Kamis (11/6/2020) lalu.

Pemulangan warga Biak Numfor Papua ini telah dikoordinasikan dengan tim Gugus Tugas Covid-19 dua kabupaten tersebut, Biak dan Manokwari.

Hari ini, pelayaran khusus KM Kasuari Pasifik IV pulangkan warga Biak Numfor di Manokwari 1 i Papua

“Dua kali pelayanan antar-jemput warga  Biak Numfor ini tidak seperti pelayaran umum, karena kita diperketat dengan mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Max kepada Jubi melalui sambungan telepon, Jumat (12/6/2020) malam.

Sementara, Bupati Manokwari, Edi Budoyo, mengatakan pelayaran KM Kasuari Pasifik IV adalah pelayaran khusus dengan kategori sangat mendesak, karena banyak warga Biak yang tertahan di Manokwari maupun sebaliknya warga Manokwari tertahan di Biak.

“Tapi tetap mereka harus mengikuti protokol kesehatan. Dari tim Gustu Covid-19 Manokwari  tetap lakukan pengawasan di dermaga ferry saat penumpang naik di kapal dengan jumlah tertentu,” kata Edi.

Edi juga menginformasikan jika kapal perintis milik PT Pelni telah memasukkan permohonan ke Pemda Manokwari dan Gugus Tugas Covid-19 untuk diberikan rekomendasi pelayaran penumpang, menjawab kebutuhan mendesak warga kabupaten/kota yang tertahan di Manokwari.

Loading...
;

“Kami tetap meresposn permohonan Pelni untuk pelayanan perintis. Tapi tentunya mereka juga harus mengikuti protokol pencegahan Covid-19, jadi akan ada pembatasan penumpang, misalnya kapal dengan kapasitas 300 penumpang, akan dibatasi hanya 150,” kata Edi. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top