Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pemain Papua ke timnas berkurang akibat tidak pernah ada kompetisi

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Pemain Papua masuk timnas makin berkurang. Itu bisa dilihat saat Luis Milla, pelatih tim nasional Indonesia (U-22) mengumumkan skuatnya.

Hanya ada satu nama pesepak bola Papua, Osvaldo Ardiles Haay (Persipura). Lantas banyak pihak bertanya-tanya, kenapa bisa hanya satu pemain, padahal Papua dijuluki gudangnya pemain bertalenta.

Pemain Papua ke timnas berkurang akibat tidak pernah ada kompetisi 1 i Papua

“Sedih dan gelisah mendengar hanya satu nama saja pemain Papua terpanggil ke timnas U-22,” kata mantan pemain Persipura Nico Dimo kepada Jubi, Kamis (16/3/2017).

Penjaga gawang Mutiara Hitam ini bilang kompetisi lokal di Papua, secara khusus di Jayapura adalah jawaban, sehingga inilah yang bisa kita rasakan.

Pria yang berprofesi sebagai Polisi itu mengaku dalam perbincangan dengan pelatih timnas U-16, Fakhri Husaini di stadion Mandala baru-baru ini, terlontar kalimat “prihatin” tentang permainan anak-anak Papua.

Nico bilang Fakhri memang tersanjung dengan bakat dan talenta besar anak Papua, namun ia menyayangkan tidak adanya kompetisi untuk membentuk anak-anak ini menjadi berkualitas.

Loading...
;

"Sayang bang Nico tak ada kompetisi di Papua,” kata Nico Dimo mengutip ucapan Fakhri.

“Coba kalau ada kompetisi hari ini pasti tak kesulitan saya memilih mereka. Mereka hanya dibentuk pada SSB (Sekolah Sepak Bola), tapi secara berjenjang untuk mematangkan skill dan tehnik, ternyata saya baru tahu tak dibentuk dalam sebuah kompetisi,” ungkapnya.

Nico membenarkan tidak berjalannya kompetisi resmi dilaksanakan Asprov PSSI Papua dan kompetisi antar klub Persipura di kota Jayapura, maka tidak salah kalau jatah pemain Papua ke timnas makin berkurang.

Ketua Harian KONI Tolikara, Samuel Kogoya membenarkan minimnya kompetisi di Papua, membuat daerah-daerah selalu kalang kabut menyiapkan tim buat tampil di iven nasional.

“Tidak cuma kompetisi kelompok putra, untuk kategori perempuan juga tidak ada kompetisinya,” ucapnya.

“Kita semua berharap ke depan kalau bisa kompetisi disemua jenjang pembinaan sepakbola menjadi perhatian Asprov PSSI Papua,” demikian harapan Samuel Kogoya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top