Follow our news chanel

Pembatalan pengangkatan PNS, publik diminta tak mebully drg. Romi

Ilustrasi, pixabay.com
Pembatalan pengangkatan PNS, publik diminta tak mebully drg. Romi 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Padang, Jubi – Wakil Gubenur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit, minta masyarakat terutama di Solok Selatan tidak merisak atau membully drg.Lili Suryani dan keluarga terkait, kasus pembatalan pengangkatan PNS yang dialami.

“Biar kasusnya ditangani sesuai aturan. Tidak perlu membully,” kata Nasrul, Rabu, (31/7/2019).

Menurut Nasrul, dokter gigi yang diduga melaporkan sejawatnya sehingga batal diangkat menjadi PNS di Solok Selatan juga memiliki keluarga yang tidak berkaitan langsung dengan kasus tersebut.

Membuly bisa memberikan efek psikologis yang tidak baik pada yang bersangkutan dan keluarga. “Hal itu juga perlu dipertimbangkan,” kata Nasrul menambahkan.

Baca juga : Hasil tes CPNS Kabupaten Jayapura belum bisa diumumkan

Datang terlambat dan tanpa keterangan, 108 peserta tes CPNS tak lolos tahap lanjutan

Loading...
;

Perekrutan CPNS diharap bisa penuhi kebutuhan guru di Jayawijaya

Ia menyebutkan persoalan pembatalan status PNS drg. Romi sudah bergulir hingga provinsi bahkan pusat. Pemprov Sumbar merekomendasikan agar Bupati Solok Selatan mengubah kembali SK pengusulan CPNS di daerahnya dan menerima drg. Romi.

Hal itu sesuai dengan tanggapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang menyebut akan memberikan peringatan terkait kejadian yang dialami dokter gigi itu.

“Oleh karena itu yang bermasalah, yang sudah merasa lolos dan sebagainya, artinya nilainya memenuhi target kemudian tidak diajukan, kami akan warning pemerintah (daerah) mengajukan untuk SK-nya,” kata Nasrul menjelaskan.

Tercatat Romi dianulir kelulusannya sebagai CPNS di Kabupaten Solok Selatan dengan alasan mengalami kendala kesehatan karena usai melahirkan pada 2016.

Dia mengalami lemah di kedua tungkai kaki yang mengharuskannya beraktivitas dengan kursi roda.

Lewat pengumuman yang dikeluarkan Bupati Solok Selatan nomor 800/62/III/BKPSDM-2019 tertanggal 18 Maret 2019, disebutkan dua orang peserta seleksi CPNS 2018 di Solok Selatan, dibatalkan hasil seleksi dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pada formasi umum CPNS 2018, salah satunya drg.Romi. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top