HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pembentukan daerah otonom baru membuka pintu masuk bagi kapitalis

Ketua Pemuda Baptis di Tanah Papua, Sepi Angginak Wanimbo. - Dok. Pribadi
Pembentukan daerah otonom baru membuka pintu masuk bagi kapitalis 1 i Papua
Ketua Pemuda Baptis di Tanah Papua, Sepi Angginak Wanimbo. – Dok. Pribadi

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Pemuda Baptis Papua, Sepi Angginak Wanimbo mengatakan pemekaran Papua dan pembentukan daerah otonom baru akan membuka pintu bagi masuknya kapitalis pemilik modal. Hal itu dianggap berbahaya, karena kapitalis cenderung mengeksploitasi kekayaan alam Papua tanya menyejahterakan orang asli Papua.

Hal itu dinyatakan Sepi Angginak Wanimbo saat dihubungi melalui panggilan telepon pada Sabtu (2/11/2019). Wanimbo menyatakan pengalaman telah menunjukkan pemekaran dan pembentukan daerah otonom baru di Papua gagal memperbaiki kesejahteraan maupun pelayanan publik di Papua.

Pembentukan daerah otonom baru membuka pintu masuk bagi kapitalis 2 i Papua

Wanimbo justru menyebut pemekaran membuat rakyat kecil terkotak-kotak tanpa daya. “Hasil pemekaran kabupaten/kota di Papua, rakyat kecil dapat dikotak-kotakkan. Saya yakin oknum aparat keamanan negara atau pebisnis dan pedagang akan berkuasa penuh, dan rakyat Papua akan menjadi korban, jadi tamu di atas negerinya sendiri,” kata Wanimbo.

Wanimbo menyatakan pembentukan daerah otonom baru di Papua membuka pintu bagi masuknya kapitalis pemilik modal. “Ketika investor itu membuka lahan, mereka tidak akan memikirkan hutan adat, hutan milik masyarakat. Mereka akan membuka lahan seluas-luasnya, tanpa mempertimbangkan kearifan lokal ataupun hutan keramat yang selama ini dilindungi masyarakat adat,” kayanya.

Ia mengingatkan elit politik Papua untuk berhenti mengemis pemekaran dan pembentukan daerah otonom baru di Papua. “Elit politik yang rajin urus pemekaran provinsi dan kabupaten/kota, saya minta stop. Jangan memikirkan diri sendiri, pikirkan kepentingan publik, terutama masyarakat asli Papua. Lihatlah rakyatmu yang sedang menderita, sedang menangis dan sedang habis. Rakyat tidak butuh pemekaran. Rakyat butuh keadilan dan kedamaian di Tanah Papua,” ujar Wanimbo.

Ketua I Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat, Warpo Wetipo mengatakan pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tentang kesiapan pembentukan Provinsi Papua Selatan mewakili kepentingan kapitalis. Wetipo menyebut pemekaran juga dilakukan untuk mempermudah operasi militer di Papua.

Loading...
;

“Selain kapitalis, pemekaran juga mempermudah operasi militer untuk menguasai tanah tanah adat di Papua.  Oleh sebab itu, saya menyerukan kepada rakyat Papua untuk menolak pemekaran sebab pemekaran tidak akan membawa keuntungan bagi kami,” katanya.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa