Pemberantasan miras dan narkoba menjadi PR Gubernur Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Solidaritas Anti Miras dan Narkoba (SAMN) Papua berharap Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah dilantik dapat mengawal dan melanjutkan Perda Miras nomor 15 tahun 2013, sebagai bentuk perlindungan dan langkah nyata menyelamatkan rakyat Papua.

Ketua SAMN kota Jayapura Anias Lengka mengatakan, pihaknya akan mengawal dan melihat apakah Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih bisa melaksanakan pekerjaan tersebut dalam jangka 100 hari kerja sejak dilantik.

"Kami tahu bapak gubernur memiliki visi yang besar untuk menyelamatkan rakyat Papua dari bahaya Miras dan Narkoba," katanya, Kamis (6/9/2018).

Anias juga berharap gubernur terpilih dapat merangkul berbagai organisasi pemuda, gereja, dan SAMN untuk bekerja bersama untuk memberantas peredaran miras dan narkotika di Papua serta mewujudkan visi misi Papua Bangkit, Mandiri, Sejahtera dan Berkeadilan.

Sebelumnya Peraturan Daerah mengenai larangan minuman keras (Miras) di Papua resmi diberlakukan. Itu terjadi setelah Gubernur Papua bersama seluruh unsur Forkompimda se-Provinsi melakukan penandatanganan pakta integritas pelarangan Miras di Papua.

"Hari ini merupakan sejarah bagi generasi Papua. Di mana keputusan yang diambil untuk kepentingan menyelamatkan orang asli Papua dari kepunahan," kata Gubernur Papua Lukas Enembe, dihadapan Bupati dan Walikota se-Provinsi Papua, beberapa waktu lalu.

Loading...
;

Menurutnya, Miras merupakan penyebab utama kematian orang asli Papua. Selain itu, tambahnya, miras juga menjadi pemicu kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas yang berujung kematian.

"Dengan pakta integritas ini, kita cegah pemusnahan penduduk Papua oleh miras," Ungkapnya. (*)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top