Follow our news chanel

Pemda menimbang untuk tutup semua penerbangan ke Meepago dan Lapago

Papua
Foto ilustrasi, penerbangan perintis di Papua. - Jubi/Alex
Pemda menimbang untuk tutup semua penerbangan ke Meepago dan Lapago 1 i Papua
Foto ilustrasi, penerbangan perintis di Papua. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah daerah sejumlah kabupaten di Wilayah Adat Meepago dan Lapago mempertimbangkan untuk menutup jalur penerbangan ke wilayah mereka. Penutupan jalur penerbangan itu dipertimbangkan sebagai cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dan pandemi Covid-19 di Papua.

Hal itu dinyatakan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen di Jayapura, Senin (23/3/2020). Dosinaen menyatakan rencana penutupan bandara di Wilayah Adat Meepago dan Lapago itu akan diputuskan dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Papua dengan para bupati dan wali kota se-Papua, pada Selasa (24/3/2020).   

“Kami harap di daerah Meepago dan Lapago bisa mengambil tindakan itu. [Itu penting] sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19,” kata Dosinaen.

Dosinaen menyatakan jika kebijakan itu disepakati oleh pemerintah daerah, maka selama penutupan jalur penerbangan itu tidak boleh ada pesawat yang mengangkut penumpang umum ke Wilayah Adat Meepago dan Lapago. Akan tetapi, pemerintah daerah membuka opsi untuk membuka jalur penerbangan khusus bagi angkutan barang.

“[Jika jalur penerbangan ditutup], yang boleh beraktivitas hanya penerbangan logistik. Akan tetapi, arus penumpang dari dan ke daerah Meepago dan Lapago tutup,” ujar Dosinaen. 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya telah memutuskan menutup penerbangan ke wilayahnya. Langkah itu diikuti Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang memutuskan akan menutup penerbangan angkutan penumpang dari dan menuju Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, mulai Kamis (26/3/2020).

Loading...
;

Kebijakan itu diputuskan setelah Bupati Jayawijaya menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jayawijaya pada Senin. Rapat itu membahas bagaimana memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Papua, khususnya di Jayawijaya dan wilayah pegunungan tengah Papua.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, saat dikonfirmasi melalui panggilan telepon pada Senin mengatakan keputusan menutup angkutan penumpang itu didasarkan masukan dari tim medis. “Kita lakukan ini selama 14 hari ke depan mulai terhitung Kamis [pekan ini. Kebijakan itu berlaku untuk] pesawat penumpang dari Jayapura ke Wamena, [termasuk] pesawat berbadan kecil atau perintis,” kata Banua. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top