Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pemerintah bangun 2.000 rumah untuk korban banjir bandang

Peletakan batu pertama pembangunan 2000 rumah bagi korban banjir bandang, Kamis (27/2/2020) - Jubi/Engelbert Wally.
Pemerintah bangun 2.000 rumah untuk korban banjir bandang 1 i Papua
Peletakan batu pertama pembangunan 2.000 rumah bagi korban banjir bandang, Kamis (27/2/2020) – Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura membangun sebanyak 2.000 rumah layak huni sebagai permukiman baru bagi warga korban banjir bandang Sentani 2019. Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan perumahan tersebut dipusatkan di Kampung Yakonde, Distrik Waibu.

“Memang agak berat bagi masyarakat yang sudah bertahun-tahun tinggal di atas danau, lalu harus berpindah ke daratan. Tetapi, secara perlahan pasti ada penyesuaian (beradaptasi),” kata Bupati Mathius Awoitauw, saat peletakan batu pertama, Kamis (27/2/2020).

Pemerintah bangun 2.000 rumah untuk korban banjir bandang 2 i Papua

Relokasi atau pemukiman kembali warga korban banjir bandang Sentani tersebut didanai oleh pemerintah dan sejumlah lembaga kemasyarakatan. Program serupa sebelumnya juga dilaksanakan di Kampung Kemiri, Distrik Sentani.

Bupati Awoitauw mengatakan lokasi lahan masyarakat di Kabupaten Jayapura saat ini tidak hanya berada di pesisir Danau Sentani, tetapi juga di daratan. Karena itu, perlu diperhatikan bersama mengenai pengelolaan pembangunannya.

Dia melanjutkan pemukiman kembali warga korban banjir tersebut merupakan gerakan bersama, yang dimulai dari Kampung Yakonde hingga ke seluruh pesisir Danau Sentani. “Pembangunan rumah di Yakonde hingga Kampung Yongsu Desoyo di Distrik Ravenirara merupakan segmen ketiga. Adapun segemen kedua, sudah dimulai pembangunannya di Kemiri.”

Awoitauw berharap program perelokasian didukung dan melibatkan masyarakat setempat. “Belum semua tempat (lokasi rencana) pembangunan rumah layak huni di beberapa kampung ditetapkan (sebagai kawasan relokasi).”

Loading...
;

Kepala Kampung Yakonde Yakob Daimoi memastikan lahan relokasi di wilayah mereka bebas dari persoalan hukum. Setiap lahan yang ditempati telah besertifikat hak milik dengan atas nama kepala keluarga masing-masing.

“Ada 12 rumah dibangun pada tahap pertama. Pada tahap berikutnya, (jumlah rumah yang dibangun) ditentukan pemerintah daerah,” kata Daimoi. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top