Follow our news chanel

Previous
Next

Pemerintah Bougainville usulkan tiga amendemen penting pasca-referendum

Dewan Perwakilan Bougainville. - Bougainville House of Representatives 2019
Pemerintah Bougainville usulkan tiga amendemen penting pasca-referendum 1 i Papua
Dewan Perwakilan Bougainville. – Bougainville House of Representatives 2019

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Arawa, Jubi – Pemerintah Bougainville telah mengusulkan untuk mengubah nama Pemerintahan Otonom Bougainville (Bougainville Autonomous Government; ABG) menjadi Pemerintah Transisi Konstitusional Bougainville atau Bougainville Constitutional Transition Government. Pemerintah Bougainville tidak akan lagi disebut ABG.

Wakil Presiden, Raymond Masono, menambahkan pengumuman ini segera setelah Parlemen Bougainville menunda sidangnya Selasa kemarin (7/1/2020), setelah mereka gagal mengubah tiga UU yang akan memperbarui kebijakan dan struktur parlemen.

Kepala Parlemen, Simon Pentanu, menunda sidang parlemen dengan alasan ada instrumen hukum yang belum lengkap. Tetapi Masono juga menegaskan bahwa penundaan itu dilakukan karena amendemen itu belum siap. Di bawah tiga amendemen yang diusulkan, hal utama adalah mengubah nama ABG untuk mengindikasikan periode transisi pasca-referendum.

“Pemerintah memahami hasil referendum dan berpesan kepada rakyat bahwa kalian telah memilih, sekarang pemerintah akan memfasilitasi,” katanya.

“Hal pertama adalah bahwa kami ingin mengubah nama pemerintah yang akan terpilih pada Maret tahun ini. Nama yang diusulkan adalah Pemerintahan Transisi Konstitusional Bougainville.”

“Yang kedua adalah memperbarui konstitusi agar para mantan pejuang yang kursinya tidak lagi diperlukan setelah referendum, mereka masih bisa mengikuti pemilihan tahun ini. Kami tidak ingin mengesampingkan veteran karena mereka memainkan peran penting sehingga kami mencapai hasil yang luar biasa dalam referendum. Jadi bagi kami, untuk berkata bahwa mereka tidak akan bisa maju lagi, saya pikir itu adalah penghinaan. Kita harus berterima kasih kepada mereka atas apa yang mereka lakukan bagi kita.”

Loading...
;

“Yang ketiga adalah orang-orang Bougainville ingin agar presiden saat ini tetap menjadi presiden dan membawa kita sampai akhirnya. Tidak ada jaminan bahwa Momis akan menang, tetapi itu adalah adil, semua orang bisa mengajukan diri dalam pemilu.”

Selain itu Dewan Perwakilan Bougainville telah bertemu pada Senin sore (6/1/2020) dan melakukan perombakan kabinet. Selasa kemarin, ketika parlemen mengadakan rapat, kepala parlemen mengumumkan perubahan tersebut secara resmi.

Dewan Eksekutif Bougainville diharapkan akan bertemu untuk membuat amendemen konstitusi penting dalam persiapan untuk era pasca-referendum.

Pemerintah transisi dikatakan harus memiliki konstitusi baru untuk negara independen Bougainville, yang terpisah dari Konstitusi ABG.

Delegasi pemerintah nasional dari Port Moresby telah berada di Bougainville Kamis (9/1/2020) untuk mengamati pemungutan suara atas amendemen yang diusulkan. Sementara itu pengacara-pengacara Bougainville masih mempersiapkan RUU amendemen konstitusi ini. (Post-Courier)

 

Editor : Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top