Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemerintah daerah tidak bisa menerima tenaga honorer lagi

Foto ilustrasi, para tenaga honorer Pemerintah Provinsi Papua berunjukrasa di Dewan Perwakilan Rakyat Papua, mempertanyakan nasib mereka. – Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Badan Kepegawaian Daerah atau BKD Provinsi Papua menyatakan telah menerima surat dari pemerintah pusat terkait penghapusan tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah. Dengan kebijakan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua tidak bisa laku menerima atau merekrut tenaga honorer.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Papua Nicholaus Wenda menyatakan kebijakan penghapusan tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah itu diberlakukan mulai 2020. “Mulai tahun ini (2020) dan seterusnya tidak ada lagi yang namanya tenaga honorer di instansi pemerintah Papua,” kata Wenda di Jayapura, Senin (3/2/2020).

Terkait keberadaan ribuan tenaga kerja honorer Pemerintah Provinsi Papua, Wenda menyatakan pihaknya telah mengarahkan agar para pegawai itu diangkat dalam setiap perekrutan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K). Akan tetapi, tidak semua tenaga honorer menyetujui arahan itu.

“Alasan para tenaga honorer di provinsi untuk tidak mau direkrut sebagai P3K karena ada bahasa ‘anak tiri’ dan ‘anak emas’. Intinya kita sudah berkali-kali sampaikan, [tenaga honorer] hanya bisa diakomodir lewat P3K. Sekarang dengan sudah diterbitkan keputusan honorer tidak akan diterima lagi. Saya harap mereka bisa menerima pengangkatan lewat P3K,” sambungnya.

Secara terpisah, Bupati Yahukimo Abock Busup mengatakan sampai saat ini pihaknya masih membutuhkan tenaga honorer, khususnya untuk pengajar dan tenaga kesehatan. Saat ini Yahukimo memiilki 450 tenaga honorer di bidang pendidikan dan kesehatan, yang tersebar di 51 distrik di sana.

“Untuk menggaji tenaga kesehatan, pemerintah siapkan Rp7 miliar per tahun dari Dana Otonomi Khusus. Begitu juga bagi tenaga tenaga pendidik. Secara nasional memang penghapusan, tapi kami di daerah [pegunungan tengah Papua] masih akan tetap pakai tenaga honorer,”  sambungnya. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top