Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Pemerintah Jepang ingin memulangkan jenazah tentara Perang Dunia II

Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Ishii Masafumi serta stafnya berfoto bersama Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen dan Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Suzana Wanggai saat berkunjung ke Jayapura, Jumat (21/2/2020). – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Jepang berkeinginan untuk memulangkan jenazah tentara Jepang pada Perang Dunia II yang gugur di Papua. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen usai bertemu Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ishii Masafumi yang sedang berkunjung ke Jayapura pada Jumat (21/2/2020).

Dalam kunjungannya pada Jumat, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Ishii Masafumi bertemu Hery Dosinaen. Dalam pertemuan itu, Dosinaen didampingi Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai.

Dosinaen menjelaskan Pemerintah Jepang berkeinginan membawa pulang jenazah para tentara Jepang yang gugur di Biak, Sarmi, serta Kota Jayapura pada Perang Dunia II. Menurut Dosinaen, selama Perang Dunia II banyak tentara Jepang yang gugur dan dimakamkan ketiga daerah itu.

Selain ingin memulangkan jenazah tentaranya pada Perang Dunia II, Pemerintah Jepang juga ingin bekerjasama memajukan Papua. Ketertarikan itu didasari hubungan Jepang dan Papua yang saling berbagi sejarah sepanjang Perang Dunia II di Pasifik.

“Nanti mereka mendatangkan tim ahli untuk melihat kira-kira potensi apa yang dapat dikembangkan. Potensi itu [akan ditelaah untuk] membuka kerja sama dengan Provinsi Papua,” ujarnya.

Dosinaen menyebut pertemuannya dengan Ishii Masafumi juga membicarakan rencana peresmian Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang ada di Kabupaten Biak Numfor. Selain itu, Pemerintah Jepang juga ingin memajukan sumber daya manusia di Papua, khususnya para aparatur sipil negara serta tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) dari Papua.

Loading...
;

“Mereka ternyata sangat mendukung supaya masyarakat di Biak itu ditingkatkan perekonomiannya. Tapi tak hanya Biak, namun seluruh Papua,” jelasnya.

Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua Suzana Wanggai, mengatakan Papua dan Jepang memiliki hubungan historis, sehingga kerjasama ini dianggap sangat penting. “Kami harap Pemerintah Jepang dalam kerjasama ini bisa berbuat banyak untuk Papua, mengingat kedua wilayah berada dalam kawasan Asia Pasifik,” katanya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top