Pemerintah Kepulauan Solomon klarifikasi soal delegasi Rusia

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Honiara, Jubi – Delegasi Rusia yang tiba di Honiara, Senin (19/02/2018), dan pulang Rabu kemarin (21/2/2018), merupakan perwakilan dari panitia Bid Committee EXPO 2025. Informasi ini tertulis dalam pernyataan yang dikeluarkan pemerintah Kepulauan Solomon pada Selasa (20/02/2018).

Laporan surat kabar Island Sun di halaman utamanya, Selasa, menyatakan bahwa kunjungan tersebut direncanakan sebuah faksi di dalam pemerintahan, yang bermaksud menggulingkan Perdana Menteri Rick Houenipwela.

Surat kabar itu juga menyatakan bahwa sekelompok orang Rusia tersebut, adalah para pengusaha yang tertarik untuk membangkitkan kembali Bank Pembangunan Kepulauan Solomon yang sudah lama tutup.

Namun menurut pernyataan pemerintah, kunjungan tersebut merupakan bagian dari tur kampanye di kawasan Pasifik untuk melobi pemerintah, dan  mengumpulkan dukungan bagi Kota Ekaterinburg di Rusia yang berambisi mengajukan pencalonan tuan rumah kegiatan World Expo pada 2025. Kegiatan itu dijadwalkan dari Maret sampai November 2025.

“Sebelum sampai di Honiara, delegasi tersebut telah mengunjungi Samoa, Fiji, dan Vanuatu. Selajutnya mereka akan mengunjungi Nauru.” 

Pernyataan pemerintah tersebut juga membeberkan bahwa delegasi itu dipimpin oleh Duta Besar Rusia di Australia.

Loading...
;

“Mereka di sini untuk bertemu dengan pejabat tinggi dari Kementerian Urusan Luar Negeri dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.”

“Selama kunjungan, delegasi tersebut menunjukkan pengajuan mereka dengan tema ‘Mengubah Dunia: Inovasi dan Kehidupan yang Lebih Baik untuk Generasi Masa Depan’.”

Diketahui, hingga kini Kepulauan Solomon dan Rusia belum membuka hubungan diplomatik yang resmi. (Solomon Star News)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top