Follow our news chanel

Previous
Next

Pemerintah Pusat tak boleh anggap remeh eksodus mahasiswa Papua

Mahasiswa Papua di Manado sedang Pulang Ke Papua diBandara Internasional Sam Ratulangi Manado - Piter Lokon/Jubi.
Pemerintah Pusat tak boleh anggap remeh eksodus mahasiswa Papua 1 i Papua
Mahasiswa Papua di Manado yang pulang ke kampung halaman, di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado – Piter Lokon/Jubi.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Yunus Wonda mengatakan, Pemerintah Pusat tidak boleh menganggap remeh kepulangan para mahasiswa Papua yang meninggalkan kota study-nya, karena sedang menjadi sorotan dunia internasional.

“Jangan anggap sepele hal ini (eksodus mahasiswa). Pemerintah sedang disorot oleh dunia internasional. Dunia sedang bertanya ada apa dengan Papua,” kata Wonda kepada wartawan, Jumat (13/9/2019) di Gedung Negara, Jayapura.

Dikatakan, pihaknya sendiri belum mengetahui apa penyebab eksodus yang hingga kini sudah mencapai 1.400an mahasiswa yang telah kembali ke Papua.

“Subyeknya ada pada mereka (mahasiswa). Waktu di Surabaya saja mereka tidak mau ketemu dengan kami selaku orangtua dari mereka. Jadi saya berharap Pemerintah Pusat harus paham dengan apa yang sedang kami alami di sini,” ujarnya.

Dikatakan, diskusi di Gedung Negara sebenarnya membicarakan soal eksodus para mahasiswa tersebut, namun kata Wonda, para mahasiswa tersebut tidak ada yang datang sehingga dalam diskusi tersebut belum bisa ditarik sebuah kesimpulan.

“Belum ada kesimpulan dari diskusi tadi. Subjeknya tidak ada, kami akan terus membangun komunikasi dengan mereka. Semoga ada jalan keluarnya,” katanya.

Loading...
;

Dari informasi yang didapatnya, para mahasiswa tersebut belum berkenan hadir karena para mahasiswa tersebut belum ada kesepakatan terkait dengan keinginan, dan juga harapan mereka kedepannya.

“Mungkin mereka akan melakukan pertemuan secara internal mereka. Kalau sudah ada kesepakatan dari hasil pertemuan internal itu baru mungkin mereka akan menyampaikan kepada kami,” ujarnya.

Di tempat yang sama Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Timotius Murib mengatakan pihaknya pada prinsipnya sangat mendukung apa yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua terkat bagaimana proses yang terbaik untuk anak-anak yang memilih pulang kembali ke tanah Papua.

“Kami berharap ada pemulihan psikologi terhadap anak-anak kita yang telah pulang, dan Negara harus menjamin secara permanen kepada anak-anak Papua yang menempuh pendidikan di Nusantara ini,” katanya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top