HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pemerintah Xinjiang sebut dokumen Uighur palsu

Ilustrasi dokumen kependudukan, pixabay.com
Pemerintah Xinjiang sebut dokumen Uighur palsu 1 i Papua
Ilustrasi dokumen kependudukan, pixabay.com

Sengaja dibuat-buat dan didorong oleh pasukan asing yang bermusuhan

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Beijing, Jubi– Pemerintah Xinjiang di wilayah barat  China menyebut sebuah laporan di New York Times yang memuat 400 halaman dokumen internal yang bocor tentang penawanan Muslim Uighur sengaja dibuat-buat dan didorong oleh pasukan asing yang bermusuhan.

Pemerintah Xinjiang sebut dokumen Uighur palsu 2 i Papua

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Xinjiang menggambarkan laporan New York Times sebagai “berita palsu” bahwa “sepenuhnya kolusi dan pemalsuan oleh pasukan musuh domestik dan asing”.

Baca juga : China klaim seniman Uighur masih hidup

Tiongkok Protes Kecaman AS Pada Deportasi Uighur

Ini sikap AS terkait dugaan perlakuan China terhadap muslim

Loading...
;

Pernyataan pada Senin, (18/2019) yang dirilis di media pemerintah, tidak memberikan perincian mengenai bagian mana yang dikarang.

Sebelumnya pada Senin, Kementerian Luar Negeri China tidak menyangkal keaslian dokumen, tetapi mengatakan program tersebut telah berhasil dan pengalaman bisa dipinjam di negara lain.

Dokumen-dokumen itu juga menunjukkan bahwa kamp-kamp internal di Xinjiang diperluas dengan cepat pada tahun 2016, ketika Chen Quanguo diangkat sebagai ketua Partai Komunis di wilayah tersebut. China tidak memberikan angka resmi tentang jumlah orang yang ditahan.

Para pakar dan kelompok hak asasi manusia PBB memperkirakan lebih dari satu juta warga Uighur dan anggota kelompok etik lainnya telah ditahan di kamp-kamp dalam kampanye berjangkauan luas yang telah memicu reaksi internasional.

Laporan Times termasuk serangkaian pidato oleh Presiden China Xi Jinping kepada pejabat Xinjiang pa  da tahun 2014, serta arahan tertulis untuk para pejabat tentang cara berbicara kepada siswa yang anggota keluarganya telah ditahan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top