Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pemkab Gowa karantina peserta Ijtima dari negara asing

Petugas Medis Covid Papua
Ilustrasi risiko petugas medis dalam penanganan pandemi Covid-19. - Pixabay.com
Pemkab Gowa karantina peserta Ijtima dari negara asing 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Sebelumnya mereka dipisahkan selanjutnya dikarantina di hotel milik Pemerintah Provinsi Sulsel.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Gowa, Jubi – Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan mulai mengkarantina perserta Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang berasal dari negara asing mendata. Sebelumnya mereka dipisahkan selanjutnya dikarantina di hotel milik Pemerintah Provinsi Sulsel. Tercatat Jumlah jamaah tablig yang berencana menggelar ijtima dari berbagai daerah di Indonesia sangat banyak, mereka sementara dipisahkan dari kelompok jamaah asal mancanegara.

Pemkab Gowa karantina peserta Ijtima dari negara asing 2 i Papua

“Langkah yang kami ambil setelah pendataan langsung kita pisahkan dulu antara jamaah tablig dari nusantara dan dari mancanegara kemudian kami karantina,” ujar Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Kamis, (19/3/2020).

Baca juga : Uskup Mandagi keluarkan seruan terkait ancaman virus corona

Hindari Corona, fasilitas rehabilitasi orangutan ditutup sementara

Balai Litbangkes Papua bersiap jadi laboratorium pemeriksa spesimen virus Corona

Loading...
;

Ia mengatakan semua jamaah yang berasal dari luar negeri akan diperiksa suhu tubuhnya kemudian disiapkan bus untuk diangkut menuju hotel Grand Sayang Park Jalan Manunggal, Maccini Sombala, Makassar.

Para jamaah yang jumlahnya ratusan dari sembilan negara seperti Pakistan, India, Malaysia, Thailand, Brunei, Timor Leste, Arab Saudi, Bangladesh dan Filipina itu akan didampingi petugas kesehatan.

“Selama dalam proses karantina, semua jamaah tablig dari luar negeri ini akan terus didampingi tim kesehatan. Mereka akan dipantau terus hingga saat pemulangan ke negaranya masing-masing,” kata Adnan menambahkan.

Hadapan panitia penyelenggara Adnan menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi karena mau menunda kegiatan tersebut dengan mempertimbangkan aspek kesehatan masyarakat banyak.

“Semoga cobaan ini berlalu dengan cepat dan kita semua terhindar dari pandemi Covid-19,” kata Adnan yang menyatakan berharap bisa bertemu lagi dengan ribuan jamaah tablig di lain kesempatan dengan situasi dan kondisi yang jauh lebih baik.

Penundaaan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia itu mendapat apresiasi Wakil Presiden Ma’ruf Amin. “Saya mengapresiasi kesediaan saudara-saudara pengikut Jamaah Tablig yang mengurungkan acara Ijtimak di Gowa, Sulawesi Selatan, sesuai dengan arahan Pemerintah,” kata Ma Ma’ruf dalam keterangan resmi.

Ma’ruf menyebut pertemuan ang melibatkan peserta jumlah besar berpotensi tinggi bagi penyebaran Covid-19. Ia mencontohkan Jamaah Tablig Akbar di Malaysia menyebabkan kasus Covid-19 di negara tersebut meningkat drastis.

“Sudah ada bukti, pertemuan Jamaah Tablig di Malaysia baru-baru ini menjadi tempat rawan penyebaran virus yang mendunia itu,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top