TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Pemkab Jayapura libatkan masyarakat adat amankan PON XX

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat berdiskusi dengan sejumlah tokoh masyarakat adat. -Jubi/Engel Wally

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura memastikan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua akan berjalan aman, lancar, dan sukses.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, soal keamanan penyelenggaraan kegiatan itu tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat adat, yang telah memberikan jaminan bahwa penyelenggaraan PON XX ini akan berjalan dengan aman.

Bupati Mathius mengatakan, komitmen ini sebagaimana yang telah diungkapkan oleh sejumlah tokoh adat di Kampung Nolokla Sentani Timur beberapa waktu lalu.

“Masyarakat adat sudah menyampaikan komitmen untuk mendukung dan mengamankan pelaksanaan PON, baik lisan maupun tertulis,” ujar Bupati Awoitauw, di Sentani (21/9/2021).

Dikatakan, meskipun di satu sisi tugas pengamanan terhadap Kamtibmas ini merupakan tugas dari TNI dan Polri, namun tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat ini, sebenarnya menjadi tanggung jawab bersama terutama masyarakat itu sendiri.

Bupati dua periode ini juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan PON Papua.

“Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat adat dan juga anak-anak muda, yang sudah memberikan kenyamanan dalam rangkaian kegiatan PON Papua ini,” katanya.

Kata Awoitauw, suksesnya persiapan penyelenggaraan PON XX khususnya di klaster Kabupaten Jayapura ini tidak terlepas dari keterlibatan dan dukungan dari semua pihak. Terutama anak muda yang sudah tergabung dalam tim relawan PON Papua, untuk membantu melancarkan kegiatan ini mulai dari persiapannya, juga sampai pada tahapan pelaksanaanya sekarang.

“Untuk acara penyambutan juga, masyarakat adat sangat berperan di sana. Melalui tarian adat khas Papua, semua yang datang disambut dengan gembira. Adat istiadat ini tetap lestari, ini berarti antusiasme masyarakat tinggi untuk menyambut saudaranya yang datang dari berbagai penjuru nusantara, mereka sudah mulai bergerak untuk memberikan yang terbaik. Untuk seluruh masyarakat saya mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerja sama selama ini,” katanya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat adat, Boaz Enok mengatakan, dukungan terhadap pelaksanaan PON XX sudah menjadi tanggung jawab bersama, setelah Papua ditetapkan menjadi tuan rumah. Oleh sebab itu, sebagai tuan rumah yang baik harus memberikan pelayanan yang terbaik pula bagi tamu yang datang.

“Beberapa hari ini sudah ada kontingen yang datang, tuan rumah harus memberikan pelayanan yang terbaik. Adat istiadat mengajarkan, jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi ketika tamu sedang berada di rumah kita. Apa pun itu bentuknya, kita harus bertanggung jawab,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us