Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pemkab Jayawijaya naikkan target PAD 61 persen

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, menaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2017 sebesar 61 persen atau menjadi Rp88 miliar. 

Kepala bidang perencanaan dan penetapan dinas keuangan, pendapatan dan aset daerah Jayawijaya, Eric Manuputty menjelaskan, target PAD tahun lalu sebesar Rp54 miliar, sementara target 2017 adalah Rp88 miliar atau ditargetkan naik 61 persen.
 
“PAD Jayawijaya akan diperoleh dari dua sumber yaitu objek pajak dan retribusi. Dari sisi retribusi di tahun 2016 adalah Rp54 miliar, di tahun 2017 target Rp88 miliar, sementara PAD dari sisi pajak, tahun lalu Rp9 miliar di tahun 2017 naik Rp10 miliar," katanya kepada wartawan di kantor Bupati, Selasa (23/5/2017).
 
Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan agar terget PAD 2017 tercapai, saat ini pemerintah daerah melakukan pendataan wajib pajak serta melakukan sosialisasi kepada wajib pajak.
 
Ia menambahkan, dengan adanya peraturan menteri tentang pencabutan peraturan daerah (Perda) yang tidak berkenan, maka ada dua objek PAD yang ditarik ke Provinsi Papua, namun hal itu tidak mempengaruhi target PAD Jayawijaya 2017.
 
"Dua objek PAD yang sudah ditarik ke pemerintah provinsi adalah galian C dan air tanah. Tetapi setelah kami berkoordinasi, pemerintah provinsi mengatakan uang dari dua sumber itu tidak berkurang, hanya birokrasinya yang ditarik ke provinsi. Jadi tidak mempengaruhi,"
katanya.
 
Sebelumnya, keinginan pemerintah Kabupaten Jayawijaya ini sedikit terganggu dengan adanya peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah yang dirasakan sangat merugikan pemerintah daerah.
 
“Salah satunya yaitu dapat mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tingkat kabupaten. Karena setelah adanya kelembagaan yang baru sesuai PP 18, banyak sekali masalah di daerah,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, Yohanes Walilo.
 
Menurutnya, ada contoh beberapa OPD yang telah ditarik dan diserahkan ke Provinsi Papua, diantaranya kehuatan dan dinas pendidikan dan pengajaran bidang pendidikan menengah atas, dimana untuk hal ini membuat masalah bagi daerah, karena secara tidak langsung akan mengurangi pendapatan dan berdampak pada PAD. (*)

Pemkab Jayawijaya naikkan target PAD 61 persen 1 i Papua

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top