HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pemkab Jayawijaya upayakan tak ada mahasiswa cuti karena rasisme

Ilustrasi aksi damai mahasiswa Papua di Jayapura tahun lalu. -Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengupayakan agar tidak ada mahasiswa dari daerah itu mengambil cuti akibat kasus rasisme, yang menyebabkan situasi Provinsi Papua memanas beberapa waktu lalu.

Bupati Jayawijaya, Jhon Richar Banua, mengatakan mahasiswa asal Jayawijaya di luar kabupaten itu harus terus melanjutkan kuliah atau tidak mengambil cuti kembali ke daerahnya.

“Khusus bagi adik-adik yang kuliah di Uncen Jayapura, yang sudah terlanjur mengajukan cuti, kami dari pemerintah sedang berupaya dengan pihak Uncen agar adik-adik ini bisa lanjut kuliah. Jadi tidak cuti,” katanya, di Wamena, Selasa (28/1/2020).

Beberapa waktu lalu sejumlah mahasiswa Jayawijaya yang kuliah di luar telah kembali ke kampung halaman pascaisu rasisme yang menyebabkan demonstrasi besar-besaran di sejumlah kabupaten/kota di Papua.

“Satu distrik itu ada sampai 10 bahkan lebih, jadi jumlah pasti kami belum dapat. Tetapi distrik mana saja yang sudah melaporkan, kami langsung sediakan tiket untuk mereka kembali ke kota studi masing-masing,” katanya.

Pemerintah Jayawijaya masih melakukan pendataan terhadap mahasiswa eksodus yang tersebar di 40 distrik se-Jayawijaya.

Loading...
;

“Pada prinsipnya saya dengan wakil bupati menganggap mereka sebagai adik dan anak-anak kami, jadi kami memiliki tanggung jawab untuk mengembalikan mereka ke kota studi masing-masing,” katanya.

Selama mahasiswa eksodus bisa menunjukkan dokumen bahwa mereka benar-benar mahasiswa aktif, maka Pemerintah Jayawijaya siap memfasilitasi.

“Saya dengan wakil tidak mau adik-adik kita ini tidak lanjutkan kuliah,” katanya.

Koordinator mahasiswa di Distrik Wolisimo, Kabupaten Jayawijaya, Ali Sorabut, mengatakan tujuh orang mahasiswa di distrik itu memilih pulang kampung pascakasus rasisme yang terjadi di luar Papua.

“Puji Tuhan karena Pemerintah Jayawijaya mau bantu fasilitasi untuk mereka kembali ke tempat mereka kuliah. Dari Distrik Wosilimo ada tujuh orang. Empat di antaranya sudah berangkat dengan tiket pribadi, sisanya dibantu dari Pemerintah Jayawijaya,” katanya.

Baca juga  Uncen siap sukseskan PON XX Papua

Mahasiswa yang kembali ke kampung halaman di Jayawijaya ini berasal dari beberapa perguruan tinggi di Jakarta, Surabaya, Salatiga dan Jayapura.

“Untuk mahasiswa yang di Jayapura, menurut penjelasan dari bupati, dalam minggu ini mereka akan kembali ke kota studi,” katanya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa