Follow our news chanel

Pemkab Teluk Wondama akan berhentikan pegawai honorer tidak aktif

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wasior, Jubi – Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, akan mengevaluasi jumlah pegawai honorer di daerah ini.

"Pegawai yang tidak aktif sebaiknya diberhentikan untuk mengurangi beban pemerintah daerah terutama terkait pembayaran hak atau gaji bagi mereka," kata Wakil Bupati Teluk Wondama, Paulus Indubri, di Wasior, Senin (15/10/2018).

Indubri telah mengeluarkan perintah kepada Badan Kepegawaian dan Diklat agar melakukan verifikasi seluruh pegawai honor di daerah tersebut.

Ia ingin mengetahui data pasti tentang pegawai honorer yang selama ini aktif bekerja.

"Saya juga sudah minta kepala SKPD buat pernyataan berapa yang melaksanakan tugas itu yang dibayar. Yang tidak aktif dengan sangat terpaksa harus keluar," kata dia lagi.

Jumlah pegawai honorer Pemkab Teluk Wondama sebanyak 1.200 orang. Berdasarkan data tersebut, jumlah mereka lebih dari 50 persen pegawai negeri sipil (PNS) aktif yang mencapai 2.000 orang.

Loading...
;

Setiap tahun pemerintah daerah harus mengalokasikan anggaran belasan miliar untuk membayar upah para pegawai tidak tetap tersebut.

Menurutnya, BKD saat ini sedang melakukan pendataan ulang untuk memastikan jumlah pewagai yang akan diberhentikan. Selain karena jumlah honorer yang sudah cukup banyak, langkah tersebut dilakukan untuk menghemat anggaran daerah.

"Kemungkinan sampai akhir Desember 2018, dari 1.000 lebih itu berapa yang harus keluar sehingga bisa buatkan SK bupati. Sudah dibuat surat edaran kepada SKPD agar membayar honor bagi pegawai yang aktif masuk kantor. Yang malas, tidak usah," katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top