Follow our news chanel

Pemkab Temanggung Dokumentasikan Wayang Kedu

Temanggung, Jubi/Antara – Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, berencana mendokumentasikan kesenian tradisional Wayang Kedu yang hampir punah, dengan menggunakan rekaman video.

“Wayang Kedu ini termasuk khas maka Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) ingin mendokumentasikannya untuk pengembangan kesenian ini selanjutnya,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kabupaten Temanggung, Didik Nuryanto, di Temanggung, Minggu (17/5/2015).

Selain di Temanggung, katanya, Wayang Kedu juga berkembang di Magelang, Purworejo, dan Wonosobo. Namun, kelihatannya di ketiga daerah tersebut wayang ini juga tidak berkembang.

Ia mengatakan Wayang Kedu memiliki perbedaan dengan wayang kulit versi Yogyakarta dan Surakarta, antara lain bentuknya lebih gemuk dan ornamennya sederhana.

“Berdasarkan ceritanya kalau wayang kulit Yogyakarta dan Surakarta mengambil dari Mahabarata atau Ramayana, kalau wayang Kedu dengan cerita tentang kesuburan atau Dewi Sri sehingga fungsinya lebih untuk upacara adat berkaitan dengan ritual pertanian,” katanya.

Menurut dia, di Temanggung saat ini tinggal tiga dalang wayang Kedu, yakni di Candiroto, Ngadirejo, dan Kranggan.

Ia mengatakan pendokumentasian wayang Kedu akan dilakukan di Dusun Gemawang, Desa Sanggrahan, Kecamatan Kranggan dengan dalang Ki Legawa Cipta Karsana.

Loading...
;

Ia menuturkan pementasan wayang Kedu di desa tersebut dalam rangka tradisi nyadran.

“Guna pelestarian kesenian wayang kulit khas Kedu tersebut kami bekerja sama dengan Desa Sanggrahan untuk mendokumentasikan pementasan wayang tersebut,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top