Pemkot Jayapura imbau pengusaha bantu korban kebakaran di APO Kali

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru (berbaju putih) saat melakukan kunjungan di posko penanganan korban kebakaran di APO Kali, Distrik Jayapura Utara. - Jubi/Ramah

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengimbau para pelaku usaha di bidang jasa dan perdagangan agar turun serta membantu korban bencana kebakaran di APO Kali, Distrik Jayapura Utara.

“Saya imbau kepada pengusaha yang memiliki rezeki lebih agar bisa membantu sesuai dengan yang dimiliki untuk meringankan beban korban kebakaran,” ujar Rustan, usai melakukan pemantauan di posko kebakaran di APO Kali, Selasa (1/12/2020).

Dikatakan Rustan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama untuk saling tolong menolong bila ada warga lainnya yang terkena musibah.

“Kehidupan ini terus berputar, kadang kita berada di bawah dan kadang berada di atas. Selalu mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan, dan memanfaatkan nikmat itu untuk saling membantu,” ujar Rustan.

Tak lupa, Rustan menyampaikan terima kasih Pemerintah Kota Jayapura kepada warga yang sudah membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana kebakaran di APO Kali, pada Kamis (26/11/2020).

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bermanfaat dan berguna bagi korban kebakaran. Semoga Tuhan melimpahkan keberkahan kepada kita semua,” ujar Rustan.

Loading...
;

Rustan mengimbau petugas agar mengecek data anak sekolah termasuk dokumen, seperti ijazah, akta kelahiran, KTP, maupun surat-surat lainnya untuk dicatat agar bisa dibantu dalam pengurusan administrasi.

“Nanti kalau ada bantuan khusus dari Pemerintah Pusat untuk pemilik rumah harus diperjelas, sehingga tidak menimbulkan dampak kepada warga yang menjadi korban kebakaran,” ujar Rustan.

Terkait status tanggap darurat, dikatakan Rustan, awalnya Pemerintah Kota Jayapura menyanggupi selama satu minggu atau tujuh hari, namun warga yang menjadi korban kebakaran meminta penambahan hari.

“Saya minta warga memanfaatkan waktu singkat ini untuk dapat dipergunakan dengan baik, karena pemerintah hanya bisa membantu selama 10 hari,” ujar Rustan.

Kepala Distrik Jayapura Utara, Adam Rumbiak, mengatakan korban kebakaran di salah satu wilayah permukiman padat pendudukan di Kelurahan Bhayangkara tersebut sebanyak 612 jiwa dari 176 KK.

“Data awal 336 jiwa dari 150 KK. Kami terus melakukan validasi agar bantuan yang diberikan benar-benar diterima kepada yang berhak menerima bantuan,” ujar Rumbiak.

Menurut Rumbiak, verifikasi data jumlah korban kebakaran sangat penting untuk menghindari pendobolan data, baik pemilik rumah maupun yang menyewa.

“Korban kebakaran sangat membutuhkan bantuan sesuai kesanggupan dari pemberi bantuan. Ini merupakan bentuk solidaritas untuk saling tolong menolong,” ujar Rumbiak. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top