Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pemkot Jayapura ingatkan panti asuhan tidak boleh dijadikan alat berbisnis

Pemkot Jayapura ingatkan panti asuhan tidak boleh dijadikan alat berbisnis 1 i Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Irawadi mengingatkan para pengelola panti asuhan untuk tidak menjadi panti asuhannya sebagai alat untuk berbisnis. Panti asuhan harus memperhatikan hak anak, dan menjadi tempat untuk memberikan pelayanan dan pendidikan bagi anak yang membutuhkan.

Pemkot Jayapura ingatkan panti asuhan tidak boleh dijadikan alat berbisnis 2 i Papua

“Panti asuhan tidak boleh dijadikan alat untuk berbisnis. Pelayanan panti asuhan tidak boleh dijadikan alat untuk meminta-minta dana yang tidak sesuai dengan tujuan pendirian panti asuhan, apalagi dijadikan alat untuk memperkaya diri sendiri,” kata Irawadi di Jayapura, Sabtu (9/3/19).

Menurut Irawadi, di Kota Jayapura terdapat 13 panti asuhan terdaftar yang dikelola badan hukum swasta maupun perorangan. Sejumlah 13 panti asuhan itu mengasuh 454 anak asuh.

Irawadi mengharapkan setiap panti asuhan memiliki tempat hunian layak anak, dan memiliki donatur tetap yang bisa menopang biaya pengelolaan panti asuhan. Irawadi menyatakan pihaknya terus melakukan pengawasan agar panti asuhan tidak disalahgunakan menjadi alat mencari uang. “Semua pihak harus bersinergi untuk mengantisipasi persoalan ini,” ujarnya.

Panti asuhan yang baik harus melindungi hak anak, dan mampu mengembangkan sumber pembiayaan untuk memajukan pendidikan bagi para anak asuhannya. Irawadi menyebut semakin banyaknya perusahaan yang menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bisa menjadi alternatif pembiayaan, namun perusahaan swasta akan memilih panti asuhan yang dikelola secara profesional dan melindungi hak anak.

Loading...
;

“CSR perusahaan dan pemerintah memberikan bantuan berupa sandang, pangan dan pakaian. Panti asuhan (yang profesional) pasti juga berusaha mencari bantuan untuk mempertahankan jumlah anak asuh, bahkan menambah anak asuhnya,” jelasnya.

Menurut Irawadi, anak terlantar sedapat mungkin harus dicarikan kerabat terdekat yang mampu merawat mereka, atau dicarikan orangtua angkat, sehingga panti asuhan menjadi pilihan terakhir. “Anak-anak di panti asuhan kami berikan pelatihan, pendidikan dan pembinaan spiritual agar bisa berkembang meningkatkan ekonominya saat sudah dewasa nanti,” ujarnya.

Salah satu pengurus Panti Asuhan Pelangi Abepura, Amoye Pekey mengatakan pihaknya secara teratur mendapat kunjungan dari para donator ataupun mendapat hibah dari program tanggungjawab sosial perusahaan. Selain itu, Panti Asuhan Pelangi Abepura juga mendapatkan bantuan pemerintah, baik berupa makanan, minuman, ataupun perbaikan sarana panti asuhan.

“Panti asuhan harus menjadi tempat di mana anak mendapatkan kasih sayang, mempunyai keluarga, serta saling memahami antara yang satu dan lainnya. Anak-anak di panti asuhan selalu kami bina agar menjadi orang bermanfaat bagi dirinya dan orang lain,” jelasnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top