Follow our news chanel

Pemkot Jayapura mulai lakukan refocusing dan realokasi APBD 2020

Sekda Kota Jayapura Papua
Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Frans Pekey. - Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura di Papua mulai melakukan refocusing dan realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Kota Jayapura 2020 dalam penanganan pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Frans Pekey di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (23/6/2020).

Pekey menjelaskan penghitungan kemampuan refocusing dan realokasi anggaran itu dimulai dengan menentukan rasionalisasi anggaran setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura.  “Saat ini, fokus rasionalisasi anggaran di semua. Kalau proses itu sudah kami lakukan, kemudian tahapan pelaksaan kegiatan menyesuaikan dengan kondisi perkembangan Covid-19,” ujar Pekey di Jayapura, Selasa (23/6/2020).

Menurut Pekey, postur dan rincian APBD Kota Jayapura 2020 sebelum pandemi Covid-19 mencapai Rp1,3 triliun. Dalam perkembangannya, besaran APBD Kota Jayapura 2020 susut menjadi Rp1,1 triliun lebih, antara lain karena banyaknya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hilang.

Pekey menjelaskan penurunan PAD Kota Jayapura mencapai Rp118 miliar, karena terdampak pandemi Covid-19 di Papua. “Pendemi korona mengakibatkan ekonomi tidak bertumbuh, sehingga pendapatan [warga Kota Jayapura] berkurang. [Akibatnya] kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah turun,” ujar Pekey.

Baca juga: Rp18 miliar untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kota Jayapura

Akan tetapi, di sisi lain Pemkot Jayapura juga diwajibkan melakukan refocusing dan realokasi anggarannya, demi menopang penanganan pandemi Covid-19 di wilayahnya. “Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk melakukan penyesuaian anggaran, Melakukan realokasi anggaran dengan memangkas rencana belanja yang tidak prioritas dan tidak berkaitan langsung dengan masyarakat,” ujar Pekey.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan refocusing dan realokasi APBD itu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Jayapura. “Adanya pandemi Covid-19 berkonsekuensi terhadap perubahan APBD, atau realokasi pelaksaan keuangan maupun perencanaan pembangunan, sehingga banyak kegiatan yang ditunda dan dialihkan ke tahun 2021,” ujar Rustan.

Loading...
;

Rustan berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, agar aktivitas ekonomi di Kota Jayapura pulih. “Harapan kami Covid-19 segara berakhir sehingga kegiatan fisik dan keuangan Pemerintah Kota Jayapura kembali normal, aktivitas perdagangan dan jasa kembali normal, begitu juga aktivitas masyarakat. Mari sama-sama menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujar Rustan. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top