Follow our news chanel

Pemkot Jayapura serahkan sertifikat tanah kepada warga

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura (Pemkot), bersama Badan Pertahanan Kota Jayapura melakukan sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) T.A 2019 sekaligus penyerahan sertifikat tanah untuk Rakyat.

Pada momentum tersebut, hadir ratusan masyarakat Kota Jayapura yang tersebar di Lima Distrik, Kota Jayapura.

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano menyampaikan terimakasih kepada Badan Pertanahan Kota Jayapura yang telah bekerja tepat, cepat untuk mendapatkan hak tanah yakni sertifikat bagi masyarakat Port Numbay yang berada di lima distrik, 25 kelurahan, 14 kampung dan 1023 RT dan RW yang ada di Kota Jayapura.

"Hari ini masyarakat tersenyum dan bergembira, karena mereka memiliki sertifikat yang sah, hak atas tanah di lokasi yang mereka miliki saat ini," kata Mano, saat memberikan sambutannya, di aula Sian Sor, Balai Kota Jayapura, Jumat (25/1/2019).

Mano mengatakan, sertifikat ini diberikan kepada gereja, masjid, dan masyarakat kota Jayapura.

"Khusus untuk Orang Asli Papua (OAP) diberikan sertifikat gratis, asalkan datanya lengkap. Saya meminta kepada RT RW, kelurahan, lima distrik. Untuk membantu dinas pertanahan agar masyarakat bisa mendapatkan Tanah Gratis," kata Tomi Mano disambut tepuk tangan yang meriah oleh masyarakat.

Loading...
;

Lanjut Tomi Mano, bagi masyarakat yang sudah menerima sertifikat agar simpan baik baik, jangan sampai hilang sebab itu tanda hak kepemilikan tanah. "Saya sudah memberikan alat kepada badan pertanahan. Jadi sekarang kita bisa pantau lewat alat tersebut, berapa luas lahan, berapa ukuran rumah kita, maka saya harap dijaga baik," katanya.

Tomi Mano mengatakan, bagi masyarakat yang sudah memiliki sertifikat. Maka tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun. "Saya harap juga masyarakat bisa mengikuti sosialisasi dengan baik. Agar bisa memhami aturan serta persyaratan yang ada,"katanya.

Salah seorang penerima bantuan sertifikat tanah Gereja GKI Getaemani Pendeta Piet Fonataba mengatakan, setelah gereja itu dibangun tahun 2015 belum ada sertifikat.

Di tahun 2018 barulah mereka mendapatkan bantuan sertifikat gratis oleh pemerintah kota Jayapura melalui Badan Pertahanan Kota Jayapura.

"Kami menyampaikan banyak terimakasih kepada pemerintah kota Jayapura. Tuhan Yesus memberkati dalam tugas dan tanggung jawabnya," katanya. (*)

 

 

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top