HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pemkot Mataram segera terapkan sekolah lingkungan nihil sampah

Ilustrasi pendidikan lingkungan, pixabay.com
Pemkot Mataram segera terapkan sekolah lingkungan nihil sampah 1 i Papua
Ilustrasi pendidikan lingkungan, pixabay.com

“Sebelum pembentukan ‘sekolah lisan’, kami sudah memulainya dengan kegiatan anjang sana anjang sini bank sampah ke sejumlah sekolah di Mataram,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Mataram, Jubi  – Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, segera menerapkan kebijakan sekolah lingkungan dengan sampah nihil (Lisan) pada semua sekolah di kota tersebut.

Pemkot Mataram segera terapkan sekolah lingkungan nihil sampah 2 i Papua

Kebijakan itu sebagai salah satu cara mewujudkan pengurangan sampah lingkungan dari dunia pendidikan.”Sebelum pembentukan ‘sekolah lisan’, kami sudah memulainya dengan kegiatan anjang sana anjang sini bank sampah ke sejumlah sekolah di Mataram, baik tingkat SMA, SMP, maupun SD,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Irwan Rahadi, Kamis, (24/4/2019).

Baca juga :Biak gencarkan pengelolaan sampah plastik

Direktur: petugas RSUD Yowari harus tahu pengelolaan sampah

Anggaran Pengelolaan Sampah di Jayapura Rp 2 Miliar

Menurut Irwan, “sekolah lisan” merupakan tindak lanjut dari pencanangan program “zero waste” Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sehingga program itu disebut juga “zero waste school”. Sedangkan “asas basa” untuk mengajak sekolah bisa ikut berpartisipasi mengelola sampahnya secara mandiri, sehingga mampu mengurangi sampah dari sumbernya.

“Jadi ‘asas basa’ merupakan kunjungan untuk menginisiasi pengelolaan sampah secara mandiri melalui bank sampah sekolah,” kata Irwan menjelaskan.Irwan menyebutkan pengelolaan sampah di beberapa sekolah sudah cukup bagus, dengan melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik dari sumber, sehingga tinggal dioptimalkan.

Berita terkait lain : Tanggulangi sampah plastik, Amoye perkenalkan Ecobricks di Nabire

Warga Jayapura diminta mulai memilah sampah rumah tangga

Pemerintah Kota Mataram akan mengarahakn serta pembinaan tentang sistem pengelolaan bank sampah, termasuk manajemennya bagi sekolah yang belum melakukan pengelolaan sampah seperti yang diprogram.

“Harapanya, jika bank sampah di sekolah-sekolah sudah terbentuk maka kita optimistis target pengurangan sampah tahun ini sebesar lima persen bisa tercapai,” katanya.

Pemkot Mataram mentargetkan lima persen pengurangan sampah itu sudah signifikan, karena di NTB hingga saat ini belum mampu mencapai angka dua persen. Tercatat volume sampah di Mataram saat ini sekitar 400 ton per hari, sedangkan yang dapat tertangani dengan baik sekitar 75 persen. Sisanya ada yang dikelola bank sampah bersama kelompok kerja, dibakar dan lainnya. (*)

Editor : Edi Faisol

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top