Follow our news chanel

Previous
Next

Pemkot Yogyakarta gunakan aplikasi “Nglarisi” untuk pemesanan kuliner

Ilustrasi aplikasi smartphone, pixabay.com
Pemkot Yogyakarta gunakan aplikasi “Nglarisi” untuk pemesanan kuliner 1 i Papua
Ilustrasi aplikasi smartphone, pixabay.com

“Untuk tahun ini pemesanan jamuan makan dan minum harus dilakukan melalui menu ‘Nglarisi’ di aplikasi Jogja Smart Service (JSS),”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Yogyakarta, Jubi – Seluruh organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta diminta mengoptimalkan penggunaan menu “Nglarisi” di aplikasi Jogja Smart Service untuk pemesanan jamuan makan dan minum dalam berbagai kegiatan yang digelar pemerintah daerah. Penggunaan aplikasi itu bertujuan agar bisa memantau dan mengevaluasi karena seluruhnya langsung tercatat.

“Untuk tahun ini pemesanan jamuan makan dan minum harus dilakukan melalui menu ‘Nglarisi’ di aplikasi Jogja Smart Service (JSS),” kata Kepala Bagian Pengendalian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Wahyu Handoyo di Yogyakarta, Jumat, (14/2/2020).

Baca jugaDiskominfo gelar bimbingan teknis aplikasi PON XX Papua

Aplikasi MyTelkomsel Hadirkan Versi Terbaru untuk Tingkatkan User Experience

Aplikasi ini dinilai mampu mendorong evektifitas kerja ASN Kota Jayapura

Loading...
;

Wahyu menyebutkanpada tahun sebelumnya masih banyak organisasi perangkat daerah yang tidak melakukan pemesanan melalui menu Nglarisi tetapi langsung menghubungi penyedia jasa untuk memesan jamuan makan dan minum.

Menu Nglarisi di aplikasi JSS tersebut merupakan bagian dari program Gandeng Gedong yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk pemberdayaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat atau mengentaskan kemiskinan.

“Dalam program tersebut, masyarakat dapat membuat kelompok usaha kuliner yang kemudian didaftarkan ke Pemerintah Kota Yogyakarta,” kata Wahyu menjelaskan.

Kelompok usaha kuliner tersebut dapat menjadi penyedia jamuan makan dan minum untuk berbagai kegiatan yang digelar pemerintah daerah. Salah satu syarat yang harus dipenuhi memasukkan warga dari warga miskin yang masuk dalam data keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial (KSJPS) sebagai anggota kelompok kuliner.

Tercatat pada tahun lalu, total anggaran jamuan makan dan minum dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta mencapai sekitar Rp48 miliar dan terserap sekitar Rp15 miliar untuk kelompok penyedia jasa makan dan minum.

“Namun pesanan dari aplikasi Nglarisi hanya tercatat sekitar Rp2,75 miliar, sisanya pembelian dengan cara menghubungi penyedia jasa secara langsung,” katanya.

Tahun diharapkan seluruh OPD memanfaatkan menu Nglarisi agar bisa melakukan evaluasi dengan lebih baik, termasuk bagaimana dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Kota Yogyakarta juga akan memastikan bahwa menu Nglarisi di JSS bisa diakses secara lancar sehingga tidak ada lagi keluhan dari pengguna maupun penyedia jasa makan dan minum yang mengalami kendala penggunaan aplikasi.

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top