Follow our news chanel

Pemprov Papua diminta benahi tata kelola di SMK Agrowisata Jayapura

Anggota DPR Papua, John NR Gobai saat mengunjungi SMK Negeri 4 Kota Jayapura – Jubi/Arjuna.
Pemprov Papua diminta benahi tata kelola di SMK Agrowisata Jayapura 1 i Papua
Anggota DPR Papua, John NR Gobai saat mengunjungi SMK Negeri 4 Kota Jayapura – Jubi/Arjuna.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Anggota Komisi II DPR Papua yang membidangi ekonomi, pertanian dan perkebunan, John NR Gobai mengatakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 di Kota Jayapura membutuhkan perhatian Pemprov Papua.

Menurutnya, sekolah yang terletak di Koya, Distrik Muaratami itu telah dijadikan sebagai SMK agrowisata untuk menyiapkan kader industri agrowisata. Namun pemerintah mesti memperhatikan sarana di sekolah yang memiliki lahan seluas 15 hektar tersebut.

Kata Gobai, saat mengunjungi SMK itu pada 10 Juli 2019 lalu, berbagai sarana di sekolah tersebut mesti dibenahi. Misalnya asrama untuk pelajar pria yang kini rusak parah mesti direnovasi total. Selain itu, sekolah ini kadang terendam air dari sungai di belakang sekolah akibat jebolnya tanggul pembatas.

“Ini mesti mendapat perhatian, sekolah ini juga butuh pembukaan lahan dan mesin pertanian,” kata Gobai kepada Jubi, Minggu (14/7/2019).

Ia mengatakan, pihak sekolah mengeluh terkait keterbatasan anggaran. Padahal berbagai sarana di sekolah itu mesti segera dibenahi. Misalnya laboratorium dan asrama.

“Sarananya perlu diperhatikan. Pembukaan kebun hingga peralatan pertanian agar siswa dapat bekerja mengolah lahan dan hasilnya dijual. Diperlukan bantuan sarana dan prasana, juga dana operasioanal untuk mencetak siswa yang handal,” ujarnya.

Loading...
;

Beberapa waktu lalu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Provinsi Papua menetapkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Jayapura sebagai sekolah agrowisata.

Kabid SMK Disdik Papua, Yanus Kuwaiyo ketika itu mengatakan ada beberapa hal yang harus dibenahi. Pertama adalah tata kelola keuangan, tata kelola kesejahteraan personelnya, tata kelola sumber daya manusianya, dan tata kelola proses kegiatannya.

“Kedua, dari semua standar yang akan kami dorong ini nanti kami akan evaluasi. Salah satu hal yang akan harus dievaluasi yaitu sekolah itu selalu banjir dan ini sebenarnya masuk dalam komponen tata kelola Dinas Pendidikan Papua, itu dari sisi sarana,” kata Yanus Kuwaiyo. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top