Follow our news chanel

Previous
Next

Pemprov Papua diminta lakukan tes cepat untuk semua warganya

Rapid Test Papua
Foto ilustrasi, pemeriksaan tes cepat atau rapid test yang dilakukan oleh tim medis Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura, Papua. Jubi / Engel Wally
Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten/kota diminta melakukan tes cepat atau rapid test Covid-19 secara massal bagi seluruh warganya. Permintaan itu disampaikan Wakil Direktur Sekretariat Keadilan Perdamaian Keutuhan Ciptaan Fransiskan Papua, Yuliana Langowuyo di Jayapura, Kamis (4/6/2020).

Langowuyo menyatakan tes massal bagi seluruh warga penting untuk menghentikan penularan virus korona. “Harus ada tes massal per distrik, per kelurahan, per RT. Tes massal gratis itu [harus dilakukan untuk membebaskan orang asli Papua dan semua [orang] di sini dari korona,” kata Langowuyo.

Langowuyo mengkhawatirkan kemungkinan adanya orang yang telah tertular virus korona dan tetap beraktivitas. Ia juga menekankan pentingnya tes cepat Covid-19 massal secara cuma-cuma. “Kalau informasi tes saja masih sangat terbatas, apalagi untuk tes harus bayar, adoo siio, tong pu orang ni, [orang kita nanti] biarpun sakit juga [mengaku] sehat karena takut bayar mahal,” katanya.

Baca juga: Update 3 Juni: Ditambah 36 kasus baru, kasus positif di Papua capai 862

Pada Rabu (3/6/2020), Majelis Rakyat Papua (MRP) telah menyampaikan 11 rekomendasi MRP kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Rekomendasi itu dibacakan Ketua MRP, Timotius Murib dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua pada Rabu.

Butir ke-11 rekomendasi itu menyatakan Pemerintah Provinsi Papua harus memfasilitasi pemeriksaan Covid-19 terhadap orang asli Papua. Rekomendasi itu muncul setelah pandemi Covid-19 telah menyebar di 12 kabupaten/kota di sana. “Pemerintah Provinsi Papua agar menfasilitasi pemeriksaan Rapid Test dan Polymerace Chain Reaction (PCR) terhadap masyarakat orang asli Papua,” ungkap Murib mengutip rekomendasi butir ke-11 itu.

Pada Rabu malam, Tim Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Papua mengonfirmasi 36 kasus baru, sehingga total kasus positif korona bertambah menjadi 862 kasus. Penambahan kasus pada Rabu ditemukan di Kota Jayapura, mencapai 23 kasus. Kasus baru juga ditemukan di Kabupaten Boven Digoel (6 kasus), Mimika (5 kasus), Merauke (1 kasus), dan Kabupaten Jayapura (1 kasus).

Loading...
;

Baca juga: MRP keluarkan 11 rekomendasi penanganan Covid-19 di Papua

Total pasien Covid-19 yang dirawat atau kasus aktif di seluruh Papua berjumlah 597 orang atau 69 persen dari total kasus. Dari jumlah itu, kasus aktif terbanyak dirawat di Kota Jayapura, mencapai 328 kasus (terdiri dari 322 warga Kota Jayapura, 4 anak buah kapal KM Doloronda, dan dua warga dari luar Kota Jayapura).

Kasus aktif terbanyak berikutnya ada di Kabupaten Mimika (174 pasien masih dirawat), Kabupaten Jayapura (41 pasien masih dirawat), Biak Numfor (20 pasien masih dirawat), dan Boven Digoel (13 pasien masih dirawat), Nabire (8 pasien masih dirawat), dan Kabupaten Jayawijaya (4 pasien masih dirawat). Rumah sakit di Kabupaten Keerom dan Merauke masing-masing masih merawat tiga pasien.

Sementara rumah sakit di Kabupaten Sarmi, Waropen, dan Kepulauan Yapen masing-masing masih merawat satu pasien. Dari 14 kabupaten/kota yang pernah menemukan kasus positif korona, hanya Kabupaten Mamberamo Tengah dan Supiori yang tidak lagi memiliki pasien dalam perawatan.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top