Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Pemprov Papua lanjutkan relaksasi selama 14 hari ke depan

Forkopimda Papua
Para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua seusal rapat daring dengan pemerintah kabupaten/kota, Kamis (18/6/2020). - Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

 Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua akhirnya  memperpanjang masa relaksasi kontekstual Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat hingga 14 hari ke depan. Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan “relaksasi jilid 2” itu diberlakukan mulai 20 Juni sampai dengan 3 Juli 2020.

“Secara umum kami sudah bekerja baik menekan rangka reproduksi [indeks penularan korona] yang tadinya 3,8 kini [menjadi] 1,2. Namun [selama] 14 hari ke depan Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah kabupaten/kota tetap harus bekerja sungguh-sungguh,” kata Tinal usai memimpin rapat daring Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Papua dengan pemerintah kabupaten/kota yang berlangsung di Jayapura, Kamis (18/6/2020).

Tinal berharap relaksasi yang disepakati bersama mampu menurunkan kurva kasus infeksi virus korona, dan menjadi masa transisi menuju Kenormalan Baru atau “new normal”. “Kalau bisa sampai normal, lebih bagus lagi. Jadi, sampai hari ini Papua belum new normal, karena kurva belum turun,” ujar Tinal.

Baca juga: Ekonomi harus berjalan di tengah pandemi Covid 19

Soal pembukaan akses angkutan penumpang moda transportasi udara dan laut di Papua, Tinal menyatakan pihaknya mengutamakan akses itu bagi pekerja dan warga yang terjebak di Papua untuk kembali ke daerah masing-masing.

“Jadi, untuk Merauke, Biak, Timika, Jayapura, Wamena dan Nabire, masing-masing daerah silahkan mengatur bagaimana baiknya ‘relaksasi jilid 2’ nanti. Yang jelas, penerbangan hanya boleh dilakukan dua kali seminggu,” kata Tinal.

Ia juga mengingatkan relaksasi PSDD tidak boleh disalahpahami sebagai penghentian kebijakan pembatasan sosial di Papua “Jadi masyarakat harus paham soal ini, jangan menganggap ini hal biasa, sehingga tidak menerapkan protokol kesehatan,” tutupnya. (*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Ralat: Berita ini mengalami ralat, sebelumnya tertulis waktu relaksasi jilid 2″ itu diberlakukan mulai 20 Juni sampai dengan 13 Juli 2020, diperbaiki menjadi dengan 3 Juli 2020. Redaksi memohon maaf atas kesalahan itu.

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top