Pemprov Sumut tekan ketergantungan pasokan bibit kentang dari Jawa

Tanaman kentang Papua
Tanaman Kentang, Pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Medan, Jubi –  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berupaya menekan ketergantungan pasokan bibit kentang daerah itu dari Pulau Jawa. Meski tak merinci berapa kebutuhan bibit kentang di Sumut yang selama ini sebagian besar disuplai dari Pulau Jawa.

“Untuk menekan ketergantungan pasokan bibit kentang dari Jawa seperti hingga saat ini, yah salah satunya mendorong pengembangan bibit komoditas itu di Sumut,” ujar Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, Selasa, (3/8/2021) kemarin.

Baca juga : Pemasaran komoditas pertanian kunci pengembangan ekonomi kampung

Pertanian efisien dorong kaum muda jadi petani  

Tahun 2020, lahan pertanian di Kota Jayapura berkurang 50 hektar

Menurut Edy, ketergangungan bibit dari luar Sumut berpengaruh pada harganya lebih mahal karena ada ongkos kirim, serta produksi kentang juga sulit dimaksimalkan. “Jadi harus ada upaya kuat untuk swasembada bibit kentang,” ujar Edy menambahkan.

Loading...
;

Salah satu daerah yang dijadikan pengembangan bibit kentang adalah di Kabupaten Karo, tepatnya di Desa Bukit, Kecamatan Dolat Rakyat.

Bupati Karo Cory S Sebayang, mengakui, masih tergantungnya petani di Karo dengan bibit kentang dari Pulau Jawa.  Dengan begitu ia berharap pembibitan kentang di Desa Bukit itu bisa menghasilkan bibit hingga 15 ton. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top