Gereja Kingmi Tanah Papua Gelar Mubes

Wamena, Jubi – Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua menggelar Musyawarah Besar (Mubes) I generasi muda Gereja Kingmi se Pegunungan Tengah Papua, Kamis (17/9/2015) hingga Sabtu (19/9/2015) di Wamena untuk mengevaluasi pelayanan yang sudah dan belum berjalan, serta memilih ketua pemuda Gereja Kingmi se-Pegunungan Tengah Papua periode 2015-2020.

“Harapan saya melalui Mubes ini, kita evaluasi pelayanan yang sudah jalan, atau yang belum jalan. Kedua, memilih ketua dalam konsep satu periode dalam lima tahun tidak boleh lanjut, karena banyak generasi yang kita siapkan,” kata Ketua Pemuda Kingmi Koordinator Jayawijaya, Sendi Tabuni kepada wartawan, Kamis siang.

Ia mengharapkan agar pemuda semakin dekat menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan, di mana mereka bisa merasa pentingnya injil empat berganda, yaitu Yesus sebagai juru selamat, Yesus Kristus sebagai penyembuh, Yesus Kristus sebagai pengutus dan Yesus Kristus sebagai raja yang akan datang.

“Ini sudah sebagai lambang yang sedang dipertahankan dalam gereja ini, sehingga generasi muda memalui Mubes ini didorong untuk mempertahankan injil empat berganda ini,” terangnya.

“Di dalam sejarah Gereja Kingmi, pemuda belum pernah melakukan Mubes dan baru kali ini terjadi di Wamena,” tambahnya.

Ketua Panitia Mubes itu, Elias Musip menjelaskan, peserta musyawarah besar pemuda gereja Kingmi kali ini dihadiri hampir 800-an peserta dari berbagai kabupaten atau klasis yang ada di seluruh pegunungan tengah Papua. “Kami sebenarnya menargetkan hanya 500 peserta, tetapi semangat generasi muda Gereja Kingmi menjadikan peserta membludak,” kata Elias Musip.

Mubes tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten III Sekda Jayawijaya, Fabianus T. Wuka mewakili Bupati Jayawijaya. Fabianus T. Wuka mengatakan, anak-anak muda sebagai generasi muda gereja merupakan masa depan gereja yang mau tidak mau harus memikirkan bagaimana gereja ke depan. Sebagai seorang pemuda/pemudi, harus selalu semangat dalam usaha untuk menghasilkan sesuatu yang baik.

Loading...
;

“Yang menjadi pertanyaan bagi kita adalah, pemuda pemudi seperti apa yang menjadi harapan gereja, sudah tentu adalah pemuda yang menjalankan kehidupan keseharianya berdasarkan moralitas iman gereja. Oleh karena itu, pendidikan moral sangat penting yaitu kehidupan yang berdasarkan alkitab,” kata Fabianus Wuka.

Ditambahkan, keberadaan pemuda, harus mampu menjadi jalan dan terang terhadap orang-orang sekitarnya. “Oleh karena itu, pemuda pemudi Kingmi harus berusaha memberikan pelayanan di bidang organisasi dan meningkatkan kualitas iman nya,” ujarnya. (Islami)

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top