Pemuda harus ubah perilaku

Dua pemuda KNPI yang sedang membacakan naskah Sumpah Pemuda dan UUD 1945 pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah Sentani, Senin (28/10/2019) - Jubi/Engel Wally
Pemuda harus ubah perilaku 1 i Papua
Dua pemuda KNPI yang sedang membacakan naskah Sumpah Pemuda dan UUD 1945 pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di lapangan upacara Kantor Bupati Jayapura di Gunung Merah Sentani, Senin (28/10/2019) – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Mantan Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura periode 2008-2011, Teophilus Tegai, mengaku sangat kecewa dengan ketidakhadiran Ketua dan pengurus DPD KNPI Kabupaten Jayapura periode 2019-2022 pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91, Senin (28/10/2019).

“Pemuda harus ubah perilaku. Momen yang penting ini masak hanya dihadiri oleh dua orang anggota KNPI, yang notabenanya ada ratusan pengurus di dalamnya,” ujar Tegai, saat ditemui di Sentani, Selasa (29/10/2019).

Dikatakan, kalau karakter pemuda di Kabupaten Jayapura tidak berubah, maka sebagai senior dirinya sangat menyesalkan hal ini.

Menurutnya, soal perbedaan pendapat pasti ada, tetapi jangan memanfaatkan perbedaan tersebut menjadi persoalan baru yang mengakibatkan buntunya aktivitas pemuda yang lain.

Tegai juga mengatakan dirinya siap pasang badan apabila pemuda saat ini tidak mau berubah karakter dan perilaku mereka. Karena harapannya sebagai senior adalah pemuda saat ini harus lebih baik dari yang pemuda di masa lalu.

“Pemuda harus berbenah diri, berjiwa besar, dan keluar dari aktivitas yang tidak menguntungkan pemuda itu sendiri,” katanya.

Loading...
;

Terpisah, Ketua DPD KNPI Kabupaten Jayapura, Erol Mody Marweri, yang dihubungi melalui telepon selulernya untuk dikonfirmasi ketidakhadirannya bersama pengurus lainnya pada Hari Sumpah Pemuda ke-91, Senin (28/10/2019), tidak aktif.

Sementara itu, tokoh pemuda Kabupaten Jayapura lainnya, Orthis Suwae, mengatakan hal yang sama dengan yang disampaikan Teophilus Tegai. Menurutnya, momen Sumpah Pemuda adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia yang tidak terlepas dari peran pemuda pada waktu lalu.

Sehingga sangat disayangkan kalau pemuda di Kabupaten Jayapura tidak terlibat di dalamnya, apalagi pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2019 kemarin.

“Dua tanggal bersejarah bagi bangsa ini adalah 28 Oktober 1928 dan 17 Agustus 1945,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top