Follow our news chanel

Pemuda “pemukul telur” sumbangkan Rp 999 juta untuk korban Christchurch

Ilustrasi, sumbangan pixabay.com
Pemuda "pemukul telur" sumbangkan Rp 999 juta untuk korban Christchurch 1 i Papua
Ilustrasi, sumbangan pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sydney, Jubi – Seorang remaja Australia, yang dijuluki “Egg Boy” atau “Pemukul Telur”, telah menyumbangkan hampir seluruh 100 ribu dolar Australia sekitar Rp 999,8 juta bagi para korban penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Remaja bernama  Will Connolly, menerima sumbangan dana 100 ribu dolar dari berbagai pihak, yang ingin membantu pengeluaran biaya baginya dalam menjalani proses hukum.

Berita terkait : Tiga warga Fiji korban serangan teroris di Christchurch

Dua WNI jadi korban penembakan di Selandia Baru

Penembakan di Selandia Baru, Festival Polinesia dihentikan

Connolly berusia 17 tahun terkenal dengan sebutan “Egg Boy” setelah ia memukulkan telur ke kepala seorang anggota parlemen, Senator Fraser Anning, yang mengeluarkan pernyataan kontroversial.

Loading...
;

Ia menjadi sosok terkenal ketika ia menamparkan telur ke kepala Anning saat acara jumpa pers setelah Anning mengatakan bahwa membiarkan “para Muslim fanatik” pindah ke Selandia Baru adalah penyebab penembakan di negara itu terjadi pada Maret.

Polisi telah memperingatkan Connolly soal insiden tersebut namun ia langsung menjadi terkenal dan mendapat dukungan dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari bintang bola basket Ben Simmons. Sumbangan bagi Connolly membanjir untuk mendanai biaya pembelaan dalam proses hukum terhadapnya.

Namun, Connolly mengatakan pada Selasa (28/5/2019) malam, akan menyumbangkan 99,922 dolar Australia, yang ia terima karena ia sudah tidak lagi diharuskan menghadap pengadilan.

“Saya memutuskan untuk mendonasikan semua uang ini untuk membantu para korban penembakan massal…itu bukan uang saya,” tulis Connolly di akun Instagram-nya.

Tercatat seorang penembak bersenjatakan senapan semiotomatis menembaki para warga yang sedang mengikuti Shalat Jumat di masjid pada 15 Maret. Dalam serangan itu, 51 anggota jemaah tewas dan puluhan orang terluka. Serangan itu disiarkan langsung di Facebook.

Tersangka penembakan itu, warga Australia bernama Brenton Tarrant, dikenai 51 dakwaan pembunuhan dan aksi terorisme. Ia akan disidangkan kembali pada 14 Juni. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top