Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Penambang OAP di Degeuwo merasa didiskriminasi

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Salah seorang penambang Orang asli Papua (OAP) Gergo Dimara menceritakan nasib penambang emas di Distrik Degeuwo Kabupaten Paniai.

Penambang lokal di sana sering mengalami diskriminasi. Hal itu disampaikannya, saat rapat dengar pendapat (Hearing Public) bersama anggota DPRP tentang evaluasi dan penataan pertambangan di Papua, di gedung Kesenian Papua, Senin (27/8/2018).

Penambang OAP di Degeuwo merasa didiskriminasi 1 i Papua

Kata Dimara, Penambang lokal masih menggunakan, alat tradisional sejak dirinya beroperasi pada tahun 1996 di Kabupaten Nabire, hingga akhirnya saat dia mulai menambang di kampung Degeuwo kurun 2004 -2018.

"Kami menambang secara tradisional. Kami kerja menggunakan mesin apa adanya. Berbeda dengan penambang dari Sanger (Sangihe) dan China. Mereka datang dengan materi yang baik ditambah dengan alat pendulang modern, sehingga kami penambang OAP kadang alami," katanya.

Melihat situasi itu, pada 2007 dia bersama tokoh perempuan, Natalia Magai untuk mengurusi prosedur perijinan. "Kami lapor untuk membuat pendirian perusahaan. Kami ke daerah untuk mengutus SITU, SIUP agar kami mendapat IUP. Setelah evaluasi kami tidak punya biaya. Terpaksa rambut dan kulit menjadi jaminan untuk kami menambang di sana," katanya.

Dia mengungkapkan, aparat keamanan kerap mencekal aktivitas mereka. "Kalau dulu, kami OAP belum mampu kerja. Tapi perlahan sudah bisa . Kami terobos masuk,” katanya.

Loading...
;

Dimara mengatakan, selama ini mereka menggunakan mesin Alkon untuk mencari urat tanah yang mengandung emas. "Karena kendala modal, kami belum mampu bersaing dengan penambang non Papua, sehingga mereka mengambil lebih," katanya.

Legislator Papua John Gobay, mempertanyakan kenapa OAP sulit dapat izin pertambangan. Sementara mereka yang pendatang, demikian mudah memperolehnya. (*)

 

 

 

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top