Follow our news chanel

Penanggulangan AIDS di Gorontalo libatkan pelaku perbankan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Gorontalo, Jubi – Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Gorontalo merangkul perbankan untuk mensosialisasikan penanggulangan Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Langkah itu bagian dari kebijakan pemerintah agar semua pihak wajib mengupayakan agar penderita HIV/AIDS tidak bisa lagi bertambah.

“Pegawai perbankan juga wajib tahu bagaimana cara dan langkah apa yang harus dilakukan, agar tidak terinfeksi virus mematikan tersebut,” kata Ketua Tim Asistensi KPA Provinsi Gorontalo, Idah Syahidah, rabu, (31/10/2018).

Data KPA menyebutkan hingga September 2018 penderita HIV/AIDS di daerah Gorontalo mencapai 457 orang. Penderita HIV AIDS bisa dari semua kelangan termasuk dari kalangan di lingkup perbankan.

“Penderita HIV AIDS ini tidak memandang dia siapa, entah dia pelajar, mahasiswa, petani, sopir bentor, aparatur sipil negara, atau ibu rumah tangga sekalipun, semua berpeluang terinfeksi," ujar Idah menjelaskan.

Menurut Idah, sebagian besar penderita HIV/AIDS terdapat pada kelompok usia 18 hingga 24 tahun. Hal itu mendorong  tim KPA yang tak hanya intens melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, juga menggandeng perguruan tinggi swasta dan negeri di Gorontalo untuk terlibat dalam kampanye cegah HIV/AIDS.

“Semoga saja dengan adanya sosialisasi ini, khusus untuk pegawai perbankan tidak ada lagi yang terinfeksi virus ini. Target kami memang di setiap sosialisasi adalah tidak ada lagi penderita baru," katanya.

Loading...
;

Kepala BI Perwakilan Gorontalo, Ricky Perdana, memberi reposn positif sosialisasi yang memberi kesempatan pegawai perbankan mendapat pemahaman tentang HIV/AIDS

"Dengan jumlah 457 orang itu saya rasa sudah sangat banyak. Saya ingin kita semua pegawai perbankan lebih tahu lagi tentang bahaya penyakit ini. Untuk itulah saya mengundang tim dari KPA untuk mensosialisasikan bahaya HIV AIDS," kata Ricky.

Menurut  Ricky, penderita HIV Aids tidak melihat status, golongan dan usia, sehingga siapapun bisa tertular. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top