Follow our news chanel

Penasehat hukum aktivis muda Papua Barat batal ajukan eksepsi

1. Mobil tahanan Kejasaan Negeri Manokwari. Sidang terdakwa SM dilanjut pekan depan. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).
Penasehat hukum aktivis muda Papua Barat batal ajukan eksepsi 1 i Papua
Mobil tahanan Kejasaan Negeri Manokwari. Sidang terdakwa SM dilanjut pekan depan. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Pembatalan itu dilakukan setelah tim penasehat hukum berembuk untuk kepentingan hak-hak pembelaan terhadap klienya.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Penasehat hukum terdakwa SM, aktivis muda di Papua Barat yang didakwa dengan UU ITE, batal ajukan nota keberatan  atau eksepsi terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Manokwari.  Pembatalan itu dilakukan setelah tim penasehat hukum berembuk untuk kepentingan hak-hak pembelaan terhadap klienya.

“Setelah berembuk, kami sepakat untuk tidak ajukan eksepsi,” ujar Koordinator tim penasehat hukum terdakwa SM, Yan Christian Warinussy, di pengadilan negeri Manokwari, Selasa (3/11/2019).

Baca juga : Aktivis Papua Barat didakwa dengan UU ITE, pengacara langsung eksepsi

Penangkapan aktivis tidak akan bikin situasi Papua damai

Para aktivis di Papua beri dukungan bagi mahasiswa Papua di Surabaya

Loading...
;

Warinussy menyebutkan tim kuaa hukum juga memohon kepada hakim pengadilan agar dapat diberikan materi turunan berkas perkara terdakwa SM demi kepentingan pembelaan perkaranya.

“Tim penasehat hukum akan mengeluarkan surat permohonan pemindahan tempat tahanan SM dari sel Polda Papua Barat ke Lapas kelas II b Manokwari,” kata Warinussy menambahkan.

Menurut dia, tim kuasa hukum tidak bebas untuk bertemu SM sebagai klien mereka. Sementara statusnya sekarang adalah tahanan titipan pengadilan. Upaya pengajuan dipindah  ke Lapas agar tim penasehat hukum bia bebas bertemu SM dalam memenuhi hak-hak pembelaan hukumnya.

“Semua itu dijamin dalam Pasal 55 hingga Pasal 62 KUHAP,” ujar Warinussy menjelakan.

Ketua Majelis Hakim, Saptono, mempersilahkan tim penasehat hukum SM, berkoordinasi dengan JPU untuk mendapatkan turunan berkas perkara yang diminta.

“Silahkan, nanti berkoordinasi dengan penuntut umum untuk mendapat berkas perkara terdakwa dengan cara difoto copy,” ujar Hakim Saptono.

Menurut Saptono, hakim akan mempertimbangkan permohonan tim penasehat hukum terdakwa SM. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top