HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Penasihat Hukum: 20 tersangka makar mestinya bebas demi hukum

Para tersangka makar saat proses penangguhan penahanan oleh Polres Jayapura beberapa waktu lalu - Jubi. Dok
Para tersangka makar saat proses penangguhan penahanan oleh Polres Jayapura beberapa waktu lalu – Jubi. Dok.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Penasihat hukum 20 tersangka makar yang ditangguhkan penahannya oleh Polres Jayapura, Papua beberapa waktu lalu mestinya dibebaskan demi hukum.

Pernyataan itu dikatakan satu di antara penasihat hukum para tersangka makar dari Koalisi Penagak Hukum dan HAM Papua, Emanuel Gobay kepada Jubi, Senin (6/1/2020).

Puluhan orang tersebut ditangkap di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura pada 30 November 2019. Mereka dituduh akan melakukan upacara peringatan 1 Desember di wilayah Kota Jayapura.

Emanuel Gobay mengatakan, pada 20 Desember 2019, Polres Jayapura menangguhkan penahanan 20 tersangka makar tersebut, setelah penasihat hukum mengajukan penangguhan penahanan.

“Rupanya mereka itu ditangguhkan bertepatan dengan habisnya masa waktu 20 hari penahanan,” kata Emanuel Gobai.

Akan tetapi menurutnya, pasca penangguhan penahanan hingga kini, pihaknya tidak mendapatkan salinan perpanjangan penahanan. Penasihat hukum menyimpulkan, tak adanya perpanjangan penahanan, maka puluhan tersangka makar tersebut mestinya dibebaskan demi hukum.

Loading...
;

Katanya, setelah penangguhan penahanan, puluhan tersangka makar tersebut wajib lapor. Akan tetapi Gobay belum dapat memastikan apakah hingga kini para kliennya itu masih berstatus wajib lapor atau tidak.

“Nanti akan saya konfirmasi lagi apakah mereka masih wajib lapor atau tidak. Tapi biasanya kalau ditangguhkan pastinya seperti itu (wajib lapor),” ujarnya.

Polres Jayapura menangguhkan penahanan 20 tersangka makar tersebut pada 20 Desember 2019. Kapolres Jayapura, AKBP Victor Mackbon saat penangguhan penahanan mengatakan, para tersangka makar tersebut ditangguhkan dengan jaminan pihak keluarga.

โ€œTahapannya sesuai hak hukum acara pidana dalam penangguhan penahanan. Mereka telah memenuhi syarat-syarat penangguhan penahanan,โ€ kata Victor Mackbon.

Menurutnya, meski penahanannya ditangguhkan, akan tetapi para tersangka tetap berada dalam pengawasan pihak kepolisian.

“Nanti ada penilaian dari penyidik. Itu tidak hanya dari sisi hukum, juga lingkungan, sosial dan faktor- faktor lain. Jadi, kami akan pastikan (pertimbangkan) lagi. Apakah status tersangka itu berhenti (dibatalkan) saat proses penyidikan,โ€ ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa