Follow our news chanel

Previous
Next

Pencemaran udara di Pekanbaru kondisi berbahaya

Ilustrasi, pixabay.com
Pencemaran udara di Pekanbaru kondisi berbahaya 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Kondisi itu menjadi alasan Pemkot setempat memperpanjang libur sekolah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Pekanbaru, Jubi – Angka Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Pekanbaru, pada Jumat (13/9/2019), mencapai level kuning atau dalam kondisi berbahaya bagi kesehatan. Kondisi itu menjadi alasan Pemkot setempat memperpanjang libur sekolah hingga Minggu (15/9/2019).

“Kualitas udara makin memburuk dan kondisi ini berlangsung sudah tiga hari maka Senin (16/9) pelajar bisa sekolah kembali,” kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, Jumat, (13/9/2019).

Baca juga : Pencemaran udara di daerah ini mencapai ambang batas

Kemacetan Jakarta lahirkan kurir sepeda

Meski ISPU berada di bawah angka 200, tetapi kecendrungannya akan naik lagi. “Jadi pelajar masuk kelas Senin saja dan orangtua diimbau agar mengawasi anak-anaknya agar anak-anak tidak beraktivitas di luar rumah,” kata Firdaus menambakan.

Loading...
;

Ia berarap guru bisa memberi tugas kepada para peserta didik agar nantinya mereka bisa belajar selama libur sekolah.

ISPU di level tidak sehat di Kota Pekanbaru sudah berlangsung sejak tiga hari ini akibat kabut asap masih menyelimuti. Angka ISPU di Pekanbaru terus mengalami kenaikan sejak Selasa, yang awalnya berada di angka 111, meningkat menjadi 118 pada Rabu dan Jumat berada pada angka 123.

Pantauan di lapangan asap bahkan sudah masuk ke dalam ruangan kantor dan rumah-rumah penduduk meski ventilasi rumah sudah ditutupi. Warga terpaksa menggunakan masker walaupun sudah berada di dalam rumah. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top