Follow our news chanel

Pendaftaran CPNS Papua Barat segera dibuka

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi – Tahap pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di wilayah Provinsi Papua Barat akan segera dibuka.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di Manokwari, Jumat (19/10/2018), mengatakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi akan menggelar pertemuan bersama seluruh sekretaris daerah dan kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Papua dan Papua Barat.

"Ini menindaklanjuti kebijakan pusat tentang pelaksanaan pendaftaran dan seleksi secara offline penerimaan CPNS bagi Papua dan Papua Barat," kata dia.

Menurut Gubernur, sekda dan kepala BKD tingkat provinsi dan kabupaten kota dari Papua dan Papua Barat ini akan dikumpulkan di Jakarta untuk membahas hal-hal terkait pelaksanaan pendaftaran dan tes CPNS.

Tahap pendaftaran CPNS pada dua provinsi ini akan dibuka setelah seleksi CPNS serentak nasional selesai.

Ia berharap masyarakat bersabar seraya menyiapkan diri, agar bisa mengikuti seleksi secara baik.

Loading...
;

"Terutama adik-adik kita putra daerah, manfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Belajar dari sekarang pastikan bisa menjawab seluruh soal dan tentu pastikan diri sehat jasmani dan rohani," kata Gubernur.

Mandacan menyebutkan pada formasi ini Papua Barat memperoleh kuota sekitar 400 orang. Prosentase orang asli Papua dan non-Papua akan dibicarakan pada pertemuan teknis di Kantor Kemenpan-RB.

"Sudah ada kuotanya. Untuk lingkungan Provinsi Papua Barat sekitar 400-an. Yang penting sekarang, pusat sudah setuju pelaksanaan seleksi secara offline," ujarnya lagi.

Ketua DPR Papua Barat, Pieters Kondjol, pada kesempatan terpisah berharap, ini menjadi kesempatan baik bagi putra-putri asli Papua.

Pemerintah pusat juga memperhatikan nasib 1.283 pegawai honorer Pemprov Papua Barat. Bagi yang berusia di bawah 35 tahun akan mengikuti tes pengangkatan sebagai CPNS, sedangkan honorer berusia di atas 35 tahun akan diatur untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

"Pada pertemuan beberapa waktu lalu di Jakarta ada 1.283 honorer yang mesti diselesaikan. Sebanyak 771 honorer berusia di bawah 35 tahun sudah ada Peraturan Menpan RB untuk diikutsertakan dalam tes dan diangkat sebagai PNS. Sementara mereka yang berumur di atas 35 tahun tunggu regulasi lagi untuk dites secara khusus, karena mereka akan diangkat sebagai P3K," ujarnya.  (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top