Pendapatan daerah menurun dalam perubahan APBD Papua TA 2021

Papua
Penyerahan dokumen perubahan APBD Papua TA 2021 dari eksekutif ke DPR Papua - Jubi/Arjuna

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jayapura, JubiPendapatan daerah Papua, mengalami penurunan dalam perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua tahun anggaran (TA) 2021.

Pernyataan itu dikatakan Wakil Ketua III DPR Papua, Yulianus Rumbairussy yang memimpin lanjutan paripurna DPR Papua tentang perubahan APBD Papua TA 2021, Rabu (29/9/2021).

Ia mengatakan, pandemi Covid-19 memaksa Pemerintah Provinsi  Papua melakukan realokasi anggaran dan menyebabkan terjadinya pergeseran anggaran antar unit, antar kegiatan dan antar jenis belanja pada APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2021. 

“Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 ini bukan karena ada penambahan anggaran. Akan tetapi terjadi pengurangan anggaran. Pengurangan bersumber dari berkurangnya dana transfer pemerintah pusat yang cukup besar yang akan mempengaruhi asumsi kebijakan umum atas APBD induk tahun anggaran 2021,” kata Rumbairussy.

Menurutnya, pada perubahan APBD 2021, pendapatan daerah  mengalami penurunan sebesar Rp 88,18 miliar atau minus 0,60 persen  dari target sebesar Rp 14.76 triliun menjadi sebesar Rp14.67 triliun. 

Menurutnya, seiring pengurangan pendapatan daerah, serta untuk keselarasan anggaran atas pengurangan pendapatan daerah, semestinya perlu diimbangi dengan pengurangan belanja daerah secara rasional dan proporsional.

Akan tetapi, dari sisi belanja daerah terdapat kenaikan sebesar Rp 1,81 triliun atau 11,54 persen dari anggaran semula sebesar Rp15,75 triliun menjadi sebesar Rp 17,57 triliun.

Loading...
;

“Hal ini dikarenakan pembiayaan daerah mengalami peningkatan sebesar 

Rp 1.9 triliun atau naik 170,96 persen dari semula sebesar Rp 1.11 triliun menjadi sebesar Rp 3.02 triliun yang bersumber dari SILPA tahun anggaran 2020, dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 120 miliar, untuk penyertaan modal Pemerintah Provinsi Papua,” ujarnya.

Katanya, terhadap rancangan perubahan APBD TA 2021, DPR Papua bersama Gubernur Papua telah menandatangani persetujuan bersama atas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara perubahan APBD TA 2021. 

Dengan begitu, eksekutif dapat melakukan penyusunan terhadap materi rancangan peraturan daerah Provinsi Papua tentang perubahan APBD TA 2021, untuk dibahas bersama DPR Papua guna mendapatkan persetujuan bersama. 

Pelaksana tugas (Plt) Sekda Papua, Ridwan Rumasukun mewakili Gubernur Papua, mengatakan pendapatan daerah Provinsi Papua pada rancangan perubahan pendapatan dan belanja daerah TA 2021 dianggarkan sebesar Rp 14,675 triliun lebih. 

Nominal ini mengalami penurunan sebesar Rp 88,185 miliar lebih, dibanding pada APBD induk TA 2021, sebesar Rp 14,763 triliun lebih.

“Pemerintah Provinsi Papua akan terus berupaya mengintensifkan sumber- 

sumber pendapatan yang ada, dan terus menerapkan bentuk keadilan dalam perpajakan, dan keadilan yang disertai tanggung jawab,” kata Ridwan Rumasukun. (*)

Editor: Edho Sinaga

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top