HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pendapatan taxi di Kota Jayapura merosot akibat ‘corona’

Mobil yang dijadikan angkutan kota atau taxi terparkir di Terminal PTC Entrop. - Jubi/Ramah
Mobil yang dijadikan angkutan kota atau taxi terparkir di Terminal PTC Entrop. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Virus corona benar-benar menabrak bisnis angkutan umum terutama taxi (angkutan kota) yang beroperasi di Kota Jayapura. Pendapatan menurun berkisar 65 persen setelah pemerintah membatasi aktivitas warga keluar rumah, guna mencegah penularan virus corona.

“Penurunannya sangat drastis karena para sopir harus nganggur dan armada tak terpakai atau memilih tidak beroperasi,” ujar Ketua DPC Organda Kota Jayapura, Arifin S. Samandi saat dihubungi Jubi melalui telepon, Selasa (1/4/2020).

Menurut Arifin, selain menjaga kesehatan, sopir taxi memilih tidak beroperasi karena sepi penumpang yang menyebabkan tingkat isian angkutan umum anjlok.

“Mereka memilih keluar pun ongkos bahan bakar tidak kembali. Normalnya selain hari libur, antrean di terminal tidak terlalu lama begitu juga balik ke terminal membawa penumpang, sekarang pulang pergi kosong,” ujar Arifin.

Terkait upaya pencegahan virus corona, Arifin mengimbau sopir taxi agar satu hati memerangi virus ini sehingga memutus rantai penyebarannya.

“Organda sudah melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke terminal, melarang sopir yang kurang sehat beroperasi, mengajak penumpang cuci tangan pakai sabun, memakai masker, menggunakan hand sanitizer, dan sopir taxi memberikan masker kepada penumpang apabila flu dan batuk.”

Loading...
;

“Dari sisi penumpang juga sudah mulai meningkatnya kesadaran diri dengan mengenakan masker dan menggunakan hand sanitizer secara mandiri. Angkutan umum dalam trayek yang layak beroperasi ada 2.300 unit,” tambah Arifin.

Pantauan Jubi di Terminal PTC Entrop, angkutan umum berjajar. Setelah berbincang-bincang dengan beberapa sopir taxi baik jurusan Jayapura maupun jurusan Abepura-Waena banyak yang mengeluhkan sepinya penumpang.

“Antrean sekarang harus berjam-jam. Tidak seperti biasanya pas tiba giliran muat langsung penuh. Tiga kali putar balik Pasar Youtefa-Waena hanya dapat satu orang penumpang. Padahal normalnya, pulang pergi tidak pernah kosong,” ujar Anwar sopir taxi trayek jurusan Jayapura.

Anwar berharap wabah virus corona cepat berlalu sehingga pekerjaannya kembali seperti biasa, pulang bisa membawa uang setoran taxi sekaligus ada uang lebih untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa