HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Pendidikan Papua kian terpuruk saat pandemi

Aktivis Gerakan Papua Mengajar saat mengajar anak-anak usia sekolah dasar - Jubi/Facebook Gerakan Papua Mengajar
Pendidikan Papua kian terpuruk saat pandemi 1 i Papua
Aktivis Gerakan Papua Mengajar saat mengajar anak-anak usia sekolah dasar – Jubi/Facebook Gerakan Papua Mengajar.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Makassar, Jubi – Aktivis pendidikan Papua dari Gerakan Papua Mengajar, Agus Kadepa mengatakan kondisi pendidikan di wilayah pedalaman Papua kian terpuruk di tengah pandemi Covid-19 atau virus korona kini.

Ia mengatakan, sejak Dinas Pendidikan Provinsi Papua menginstruksikan proses belajar siswa/siswa di Papua dilakukan di rumah, tak ada lagi aktivitas pendidikan di pedalaman Papua, misalnya di Kabupaten Paniai.

Pendidikan Papua kian terpuruk saat pandemi 2 i Papua

Karena tidak adanya aktivitas pendidikan, sebagian besar siswa akhirnya memilih bekerja membantu orang tua mereka di kebun.

Meski Dinas Pendidikan Papua menginstruksikan guru memberikan bimbingan belajar kepada siswa/siswi di rumah melalui aplikasi online, namun kebijakan itu tidak dapat menolong dunia pendidikan di pedalaman Papua.

“Kalau di wilayah kota, tak ada masalah. Namun bagaimana mungkin sistem belajar online bisa diterapkan di pedalaman Papua, kalau tak ada akses internet. Di Paniai misalnya, yang ada hanya jaringan 2G. Itupun tidak di semua wilayah. Ada wilayah yang akses jaringannya sama sekali tak ada,” kata Agus Kadepa melalui sambungan teleponnya, Senin (4/5/2020).

Selain itu menurutnya, sebelum masa pandemi Covid-19 melanda Indonesia, termasuk Papua, para guru di pedalaman Papua sudah jarang berada di tempat tugas. Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 kini.

Loading...
;

“Sebelum masa [pandemi] Covid [19] saja itu aktivitas belajar mengajar [di pedalaman Papua] itu timbul tenggelam. Makanya mau bicara via online, siapa yang lakukan?” ujarnya.

Ia berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Papua dan kabupaten/kota dapat merumuskan salah satu cara agar proses belajar di pedalaman Papua tetap berjalan, di tengah pandemi Covid-19 kini.

Misalnya, setidaknya mesti ada pertemuan-pertemuan kelompok belajar siswa dalam jumlah terbatas, dengan tetap memperhatikan imbauan pemerintah di antaranya menjaga jarak.

“Saya pikir mau tidak mau itu mesti dilakukan, karena kebijakan belajar secara online tidak akan membantu siswa/siswi di pedalaman Papua,” ucapnya.

Awal April 2020 lalu, Dinas Pendidikan Papua meresmikan pemakaian Sistem Informasi Manajemen Administrasi Sekolah (SIMAS) yang merupakan aplikasi ruang belajar online.

Kepala Dinas Pendidikan Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua, Christian Sohilait mengatakan dengan aplikasi itu bisa mengakses tiga dimensi yang berbeda, orang tua, guru dan murid.

“Dengan begitu, baik orang tua dan guru bisa lebih mengetahui apa yang sedang dikerjakan anak di rumah. Ada 11 desain yang bisa dilakukan dalam situs ini, seperti pembelajaran, absensi, lokasi, penugasan. Saya pikir ini menolong dan saya sudah sampaikan ketika aplikasinya diluncurkan,” kata Christian Sohilait kala itu.

Menurutnya, pihak Telkomsel memastikan jaringan internet tetap stabil, sebab ini pekerjaan besar dan menjadi kebutuhan ilmu pengetahuan.

“Ini harus dirasakan juga teman-teman di pedalaman. Sebab mereka punya hak sama,” ucapnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa