Follow our news chanel

Penduduk pulau Komodo menolak relokasi

Penduduk pulau Komodo menolak relokasi 1 i Papua
Relokasi, pixabay.com

Seruan relokasi disampaikan pemerintah setempat dengan alasan penutupan terhadap sementara Pulau Komodo untuk kepentingan konservasi yang akan mulai dilakukan pada 2020.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kupang, Jubi – Penduduk asli pulau Komodo  menolak relokasi dari tempat tinggal yang selama ini mereka tempati. Tercatat seruan relokasi disampaikan pemerintah setempat dengan alasan penutupan terhadap sementara Pulau Komodo untuk kepentingan konservasi yang akan mulai dilakukan pada 2020.

“Kami warga Pulau Komodo tetap menolak penutupan Pulau Komodo dan relokasi. Kami merasa dirugikan karena pariwisata sudah menjadi mata pencaharian kami,” kata Ketua Pemuda Desa Komodo, Akbar M, Rabu, (25/9/2019).

Baca juga : Rencana penutupan pulau Komodo harus mengacu regulasi

Perdagangan komodo diduga melibatkan jaringan internasional Sampah Taman Nasional Komodo 650 Kg perhari

Warga Desa Komodo umumnya bekerja sebagai nelayan, namun setelah Sail Komodo tahun 2013 lalu, hampir seluruh warga di desa itu beralih profesi ke sektor pariwisata yang dinilainya sangat menjanjikan. Akbar mengaku jika rencana penutupan pulau Komodo terealisasi, maka sudah pasti 500 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa sekitar 1.800 orang itu akan kebingungan mencari pekerjaan baru.

Loading...
;

“Warga di Desa Komodo di Pulau Komodo itu juga sudah sepakat tak ingin dipindahkan ke daerah lain, karena memang mereka adalah warga pertama yang mendiami pulau itu, sebelum pulau itu ditetapkan sebagai pulau konservasi,” kata Akbar menambahkan.

Juru bicara Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat tetap menutup Pulau Komodo di kawasan wisata Taman Nasional Komodo (TNK) mulai 2020 kendati ada penolakan.

“Pemerintah NTT ingin menyelamatkan Komodo dengan melakukan konservasi terhadap TNK sehingga habitat Komodo maupun kondisi alam Pulau Komodo semakin terjaga dengan baik seperti aslinya,” kata Marius..

Menurut Marius, NTT tidak pernah melarang wisatawan berkunjung ke kawasan Pulau Komodo karena yang dilakukan pemerintah adalah melakukan konservasi. Para wisatawan bisa berwisata ke destinasi lain dalam kawasan TNK, karena komodo tidak hanya di Pulau Komodo, tetapi juga di Pulau Rinca dan Gili Motang. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top